Akhir-akhir ini banyak sekali wacana yang menjadi perbincangan publik. Kejadian ini menggemparkan hampir seluruh sudut masyarakat. Mempengaruhi pembicaraan hampir di seluruh kalangan. Masih belum lama terdengar di telinga kita tentang aliran-aliran baru yang bermunculan di negara ini.

Baik masalah politik, aliran keagamaan ataupun aliran sosial. Masyarakat pun mulai belajar menanggapi permasalahan itu. Berbagai tanggapan yang berbeda-beda dari masyarakat ikut mewarnai.

Dari yang pro sampai yang tidak pro dengan pewacanaan yang diberitakan berbagai media.

Tidak hanya itu, ada pula yang mencoba mengetahui dan menelisik lebih dalam permasalahan dari pada hanya menjadi pendengar pewacanaan yang diberitakan. Ingin mengungkap kebenaran yang sesungguhnya dan mengungkap berbagai kepentingan yang berada di balik pewacanaan trrsebut.

Walaupun hanya sedikit yang melakukan pada tahap ini. Hal ini terjadi tidak terlepas dari gerak keadaan masyarakat yang senantiasa berubah dan berkembang.

Advertisement

Gerak perubahan ini merupakan sebuah keniscayaan yang tidak dapat dipisahkan dalam suatu masyarakat. Masyarakat semakin kompleks, permasyalahan semakin komplek juga. Maka tidak bisa dipungkiri, untuk menyelesaikan permasalahan yang komplek itu dengan cara yang komplek pula. Tidak bisa dengan cara simpel dan cara pandang sempit. Menyelesaikan masalah komplek dengan cara simpel hanya dilakukan oleh orang yang perpandangan sempit dan bodoh. Sekarang tinggal kita, sikap mana yang kita ambil. Mau jadi orang bodoh yang ingin menyelesaikan masalah yang begitu komplek atau malah acuh dengan keadaan ini. Semua masalah butuh penyelesaian, dan pasti ada jalannya.

Tinggal mau cari jalannya atau tidak. yang penting jalan penyelesaiannya tidak rasis, apalagi dengan jalur kekerasan. Sungguh tidak etis, kecuali dalam keadaan yang sangat mendesak.