Buat kamu yang sedang dalam masa kuliah, pasti kamu mengharapkan mendapatkan IPK tinggi. Kemudian bagaimana, apabila yang kamu harapkan itu tidak kamu dapatkan? Kamu tetap bisa menjadi hebat, keren dan tidak minder apabila kamu mendapatkan IPK rendah dengan tulisan di bawah ini:

IPK Bukan Tuhan Yang di Agungkan

Beberapa mahasiswa menganggap bawa memiliki IPK tinggi itu adalah sesuatu yang luar biasa. Padahal IPK tinggi di perkuliahan hanya beberapa dari banyak faktor kamu menjadi orang sukses dan berhasil. Karena persepsi ini, beberapa mahasiswa mengandalkan segala cara agar mendapatkan nilai sebaik-baik mungkin dengan cara halal dan haram.

Untuk mereka yang mencari nilai dengan cara yang halal, kita sebagai teman harus mengapresiasi dengan baik. Tetapi bagaimana dengan teman kalian yang menghalalkan cara haram untuk mendapatkan nilai bagus. Nilai yang bagus dengan cara yang baik itu ibarat berlian, nilai yang bagus dengan cara yang buruk itu ibarat arang. Sama-sama memiliki manfaat tapi beda harga dan nilainya.

Tuhan juga akan mengagungkan bagi mereka mencari sebuah nilai dengan cara yang baik dan jujur. Dalam setiap agama pun menganjurkan untuk kita percaya diri dengan kemampuan kita sendiri dan melakukan sesuatu dengan cara yang baik dan benar. Jadi bagi mereka yang mengagungkan IPK diatas segala cara, itu sudah keluar dari konteks agama.

Advertisement

IPK Bukan Kunci Untuk Menjadi Sukses

Berapa banyak manusia super kaya di dunia ini terlahir dari Drop Out dari kampus mereka. Tetapi bukan berarti kita juga harus mengikuti untuk drop out. Tetapi faktanya untuk sukses bukan hanya karena mendapatkan IPK tinggi terus kita bisa sukses. Karena kesuksesaan adalah hasil dari sebuah proses, kerja keras dan doa, bukan hasil dari IPK.

Motivator mana yang menyebutkan kalau sukses harus punya IPK tinggi. Mungkin dari sekian banyak motivator tidak pernah menyebutkannya, tetapi kalau beberpa faktor bisa dari IPK yang tinggi, itu masih bisa di benarkan. Karena beberapa ornag juga banyak yang suskes yang memiliki IPK yang tinggi. Tetapi itu hanya sebagai beberpa faktor, jadi bukan sebagai faktor utamanya.

Jadi bagi kalian yang memiliki IPK yang rendah, tetaplah berjuang tetaplah semangat, tetapi tanamkan pada diri kalian bahwa ipk bukanlah faktor utama kalian mendapatkan kesuksesan. Tetap berjuang dan berjalan pada koridornya.

IPK Bukan Alasan Untuk Meninggalkan Ibadah

Karena mengejar nilai yang bagus agar bisa mendapatkan ipk yang tinggi beberapa dikalangan mahasiswa mati-matian untuk mendapatkanya meskipun dengan meninggalkan ibadahnya kepada tuhanya. Padahal ibadah adalah sesuatu yang wajib bagi mereka yang menganut agama.

Mengerjakan tugas larut malam demi mendaptkan nilai terbaik sanggup, tapi gak pernah sanggup untuk shalat 5 waktu. Padahal yang menurunkan rezeki, memberikan hidup, memberikan ilmu dan memberikan waktu, semuanya adalah tuhan kita.