"Ndaki, yuk Pit!" Ajak seorang teman baru-baru ini. Kala ditawari, saya cukup tergiur. Jujur, sejak merantau ke Jogja untuk kuliah, saya menetapkan hati untuk melakukan aktivitas pendakian gunung setidaknya sekali saja seumur hidup. Cuma kepingin tahu bagaimana rasanya berlelah-lelah demi memandang keindahan ke sejuta hektar langit dan daratan di puncaknya. Tapi sayang, jadwal kerja sambilan dan aktivitas ekstrakuler yang sedang sibuk-sibuknya di kampus membuat saya terpaksa menolak. Mungkin lain kali, batin saya sedih.

Eh, tapi kalau dipikir-pikir, jadi pecinta alam tidak harus, kudu, dan wajib, menorehkan eksistensi dengan mendaki gunung, lho. Nih ya, menurut KBBI, 'alam' adalah: 1. Segala yang ada di langit dan bumi; 2. Lingkungan hidup; jadi tidak terpaku pada gunung saja. Banyak hal-hal kecil yang bisa kita lakukan untuk menunjukkan kepedulian kita pada alam, Simak yuk.

Membuang Sampah Di Tempatnya Bukan Hanya Demi Menjaga Kebersihan, Tapi juga Demi Kelestarian Alam Kita!

Buang sembarangan ajalah, toh ada tukang sapu jalanan yang bersihin!

Siapa yang tidak dongkol ketika sedang asik-asiknya bersepeda, eh ada orang tidak tahu tata krama langsung melemparkan sampah botol atau bungkus makanan dari dalam mobil tepat di depan mata? Atau ketika sol sepatu kita tidak sengaja menginjak bekas permen karet yang susah dilepaskan akibat dibuang sembarangan? Belum lagi soal banjir, tercemarnya air, juga matinya spesies hewan tertentu merupakan dampak kejam dari keacuhan manusia saat membuang sampah. Membuang sampah pada tempatnya memang kedengaran sepele, tapi kalau kita mau membuka mata, tindakan kecil ini sangat bermanfaat tidak hanya bagi manusia, namun bagi komponen kehidupan lain di bumi. Tidak akan ada lagi sungai yang tercemar limbah sehingga airnya bisa dimanfaatkan untuk sekedar mencuci sampai irigasi sawah. Pun, banjir yang setiap tahunnya sering menghantui bakal lenyap!

Unggas seperti bebek dan ayam tidak akan mati karena salah memakan karet yang dikira cacing.