Anda pernah mencintai seseorang?

Bagaimana rasanya bila sudah di sakiti?

Semua orang didunia ini, pernah merasakan yang namanya mencintai dan dicintai.

Cinta adalah sebuah hal yang wajar. Hal yang dialami oleh semua orang, cinta dapat membuat seseorang bersemangat, ceria, bahkan ada pepatah mengatakan,”Bagai dunia milik berdua”.

Benar sekali, bila sudah jatuh dalam,”serasa dunia milik berdua”. Kopi yang sangat pahit saja akan terasa manis.

Advertisement

Bahkan sesibuk apapun pasti akan menyempatkan diri untuk bertemu, jalan, teleponan dan lain sebagiannya.

Bahkan lagi sakit saja bisa berbohong, bahwa baik-baik saja.

Ada juga yang beranggapan bahwa,”Hidup tanpa cinta, bagai hidup dalam kegelapan”. Apakah benar?

Nah, di sini ada beberapa pendapat teman-teman tentang cinta.

Penting karna semua orang membutuhkannya dan itu udah menjadi kebutuhan alamiah manusia.

Pendapat Steven keuntungannya adalah, kita bisa mempunyai pasangan hidup dan merasakan kebahagiaan.

Dapat mengenal satu sama lain, menambah semangat dalam pekerjaan dan kegiatan apa saja.

Pendapat Wiwi keuntungannya adalah, kita bisa lebih mengenal sosok orang tersebut, dan mengetahui isi hatinya terhadap kita bagaimana.

Cinta itu memberi. Saya memberikan perhatian dan tindakan lebih ke seseorang dibanding ke orang lainnya. Harapan saya apa? Orang tersebut akan merespon dengan cinta dan memberikan hal serupa juga ke saya, yang orang lain tidak pernah / bisa berikan ke saya. Maka jadilah hubungan yang 2 arah, konsepnya memberi tetapi semua jadi menerima hasilnya juga.

Bagi saya tidak ada untung rugi dalam cinta ya..

Cinta melengkapi kehidupan saya, menurut Aji Baskara.

Kalau kita sudah mengetahui gambaran dan pendapat teman-teman tentang cinta, Nah sekarang kita akan membahas lebih dalam lagi.

Cinta saling melengkapi dan menguntungkan satu sama lain, sebagai penyemangat di saat kita lelah, letih dan lain sebagiannya.

Cinta juga membuat kita lebih memahami pasangan kita, dan tidak bertindak egois. Dan masih banyak lagi.

Tetapi, terkadang banyak sekali orang yang menyalahgunakan,”Cinta”.

Mereka beranggapa bahwa cinta harus memberi apa yang menjadi, “hal paling penting dalam hidupnya”.

Bertujuan menyenangkan pasangan dan tidak mencewakan pasangan.

Wah, itu salah satu hal yang sangat SALAH.

Karena apa?

Bila kita dicintai maupun mencintai tidak perlu dengan mengorbankan apa yang tidak patut dikorbankan,”Tubuh”.

Apalagi Anda belum dalam status menikah.

Saya mau berbagi sedikit, saya mempunyai teman seumuran saya 18 tahun.

Hidupnya berakhir tragis dan sangat disayangkan sekali, ketika 1 minggu lagi kami akan melakukan Ujian Nasional, teman saya dikeluarkan dari sekolah karena hamil di luar nikah.

Sangat disayangkan bukan? Dan melakukan aborsi, setelah 1 bulan kemudian menikah dan mulai bekerja.

Ketika saya bertanya,”Lu ga malu, udah menikah duluan dan hamil di luar nikah?”.

Teman saya menjawab,”Gua menyesal sama semuanya”.

Penyesalan yang diungkapkan sudah terlambat, tetapi satu hal yang saya mau ingatkan untuk Anda semua.

Jangan jatuh dalam cinta yang memperminkan Anda, pilihlah pasangan yang tidak hanya melihat fisik, materi, Anda saja.

Tetapi pasangan yang membangun, menerima dan melengkapi Anda.