Ketika gelar diploma atau sarjana sudah berhasil ditambahkan, maka jangan lantas jadi beban negara. Ada baiknya sebelum perayaan wisuda, segera menentukan kemana langkah selanjutnya. Agar tak buta arah dan tujuan. Karena ada tanggung jawab lain yang sudah menantimu di luar sana.

Perayaan wisuda tentu adalah momen berharga yang sudah pasti ditunggu-tunggu oleh banyak mahasiswa. Mereka menantikan saat-saat di mana mereka berkumpul dengan teman-temannya dan memakai pakaian khas wisuda lengkap dengan toga di kepala. Saat yang paling dinantikan setelah sekian lama berjuang di bangku perkuliahan. Seolah di momen wisudalah semua kerja keras itu terbayar.

Namun, di balik meriahnya pesta perayaan wisuda, ada hal lain yang perlu untuk dipikirkan. Yang lebih penting karena ini menyangkut dengan masa depan. Usai wisuda dan berganti status dari mahasiswa menjadi seorang alumni, ditambah lagi dengan gelar yang kini tersemat di akhir nama, tentu ini menjadi kebahagiaan sekaligus penanda bahwa sebentar lagi akan memasuki dunia baru yang “sesungguhnya”. Di sanalah kamu akan berkarya. Mendedikasikan waktu, tenaga, dan pikiranmu untuk menghasilkan karya-karya terbaik nantinya.

Yang terpenting dari perayaan wisuda adalah bagaimana kamu dapat menghargai setiap proses yang telah berhasil kamu lewati hingga akhirnya berada di titik sekarang ini. Itu adalah sebuah pencapaian yang luar biasa. Sebuah keberhasilan yang dapat kamu dan kedua orang tuamu serta orang-orang terdekatmu banggakan. Itulah sebenarnya inti dari wisuda. Ia adalah reward untuk para mahasiswa yang sudah berhasil menyelesaikan studinya di bangku perkuliahan.

Memang, ada kelegaan tersendiri ketika kita sudah berhasil menyelesaikan skripsi atau tugas akhir. Memakai toga dan berfoto bersama untuk merayakan sebuah keberhasilan yang selama ini kita perjuangkan. Namun, alangkah lebih baik jika euforia itu semua juga di barengi dengan strategi untuk mencapai keberhasilan yang selanjutnya.

Advertisement

Bolehlah kita merayakan kelulusan dan atau wisuda sarjana yang selama ini kita impikan. Tapi, jangan sampai tenggelam dalam kesenangan yang hanya berlangsung sesaat saja. Tetap persiapkan diri untuk menerima tanggung jawab yang lebih besar lagi. Karena perjalanan hidupmu masih cukup panjang. Jadi, manfaatkan dengan sebaik mungkin.

Gelar sarjana bukan untuk dibanggakan. Tapi bagaimana kamu dapat memanfaatkan gelar sarjanamu itu untuk kebaikan dan hal-hal yang berguna. Tak hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk orang-orang yang ada di sekitarmu, serta untuk negeri tercinta ini yang sangat membutuhkan kontribusimu. Yang terpenting dari itu semua adalah bagaimana kamu dapat memberikan yang terbaik dengan ilmu dan pengetahuan yang kamu dapatkan selama ini.

Ini bukan soal bagaimana kamu nanti bisa bekerja sesuai dengan ijazahmu atau passion-mu. Dan juga bukan bagaimana kamu nanti dapat bersaing dengan ribuan lulusan sarjana dari perguruan tinggi lain dalam memperoleh pekerjaan. Tapi lebih dari itu. Sebuah bentuk pengabdian yang sesungguhnya kepada masyarakat luas.

Masing-masing dari kita mungkin sudah memiliki planning tersendiri untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi dunia kerja setelah selesai wisuda. Namun itu semua tidak serta merta akan berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan. Mungkin ada beberapa yang berhasil, entah itu memperoleh pekerjaan sesuai ijazah atau passion, bahkan sukses menjadi seorang wirausahawan dengan hobinya. Tapi, mungkin ada sebagian yang belum bisa mencapai itu semua.

Karena memang menyenangkan bila sudah berhasil memakai seragam wisuda lengkap disertai toga di kepala. Seolah itu adalah pakaian kebanggaan bagi setiap mahasiswa. Masing-masing dari mahasiswa pasti memiliki target untuk bisa memakai pakaian itu. Salah satu pakaian impian yang begitu didamba oleh mahasiswa tingkat akhir. Tapi, jangan lantas lupa dengan apa yang akan menjadi proyek kehidupan selanjutnya.

Selamat bagi kalian yang sudah berhasil melepas gelar mahasiswa dan menggantinya dengan title sarjana. Dan selamat berjuang pula bagi kalian yang saat ini sedang berjuang untuk menyelesaikan skripsi atau tugas akhirnya. Ingatlah bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil. Berusahalah dan jangan lekas menyerah.