Jangan mau sama seorang penulis, daya ingatnya terlalu kuat. Dia akan mengingat setiap peristiwa yang bahkan kaupun telah melupakannya karena di anggap hal biasa, tapi baginya setiap hal yang dilewati adalah moment spesial. Tak peduli apakah hal itu menyedihkan ataupun membahagaikan, baginya setiap waktu memiliki cerita dan kesan yang tak masalah jika diabadikan dalam sebuah tulisan.

Dia akan mengingat setiap peristiwa yang bahkan kaupun telah melupakannya karena dianggap hal biasa

Jangan mau sama seorang penulis, dia terlalu banyak berpikir. Kritikannya menggunakan bahasa sederhana yang tersirat namun bermakna. Memangnya kamu mau ketika di tegur harus berpikir dulu apa maksud dari tegurannya itu? Tidak kan, cara menyinggungnya pun tidak frontal tapi lebih senang memainkan kata-kata agar hanya tertentu saja yang akan merasa, yang memang betul-betul melakukannya.

Kritikannya menggunakan bahasa sederhana yang tersirat namun bermakna.

Jangan mau sama seorang penulis, daya ingatnya terlalu kuat. Dia akan mengingat setiap peristiwa yang bahkan kaupun telah melupakannya karena di anggap hal biasa, tapi baginya setiap hal yang di lewati adalah moment spesial. Tak peduli apakah hal itu menyedihkan ataupun membahagaikan, baginya setiap waktu memiliki cerita dan kesan yang tak masalah jika di abadikan dalam sebuah tulisan.

Advertisement

Jangan mau sama seorang penulis, dia terlalu banyak berpikir. Kritikannya menggunakan bahasa sederhana yang tersirat namun bermakna. Memangnya kamu mau ketika di tegur harus berpikir dulu apa maksud dari tegurannya itu? Tidak kan, cara menyinggungnya pun tidak frontal tapi lebih senang memainkan kata-kata agar hanya tertentu saja yang akan merasa, yang memang betul-betul melakukannya.

Jangan sampai jatuh cinta, seorang penulis terlalu puitis dalam menyampaikan perasaanya. Terkadang dianggap alay, namun tak jarang kamu akan di buat terbuai oleh penggalan bait puisinya. Sampai lupa bahwa kamu masih berpijak dibumi sedang khayalan sudah sampai dilangit ketujuh. Aneh kan, setiap hari kau akan dihujani kata-kata yang menyeka jiwa.

Seorang penulis terlalu banyak diam, namun pikirannya entah kemana merangkai setiap ingatan menjadi sebentuk kata lalu menjelma menjadi kalimat. Kamu bias saja merasa dicuekin saat bersamanya, belum lagi kalau ditemani bicara biasa tidak nyambung. Tapi tenang, dia tidak akan lupa pada setiap kata yang kamu lontarkan, dan ketika kamu sudah lupa tiba-tiba dia mengulang kata-katamu.

Sebelum kamu benar-benar memilih seorang penulis, sebaiknya dipikir-pikir dulu biar tidak menyesal. Namun jika kamu mencari orang yang akan membahagiakanmu dengan ketulusan, mungkin seorang penulis adalah salah satu solusi. Sebab kamu tidak butuh banyak suka di setiap postinganmu, cukup satu saja tapi selalu memikirkanmu.

Sebelum kamu benar-benar memilih seorang penulis, sebaiknya dipikir-pikir dulu biar tidak menyesal.