Aku maunya kamu, bukan yang lain.

Kata-kata sederhana tapi cukup untuk membuatku merasa senang ketika mendengarmu mengucapkannya di telepon. Kamu yang menjadi alasanku tersenyum akhir-akhir ini di tengah kesibukan yang membuatku penat, kamu adalah semangat baru untukku yang mengembalikan harapanku lagi, yang nyaris saja kukubur dalam-dalam.

Aku tidak pernah tahu dari mana semuanya berawal. Aku juga tidak pernah mengerti sejak kapan ini semua dimulai, bagaimana bisa kamu yang sekarang berbeda kota denganku bisa menyayangiku seperti itu, tidak juga aku bisa meragukanmu, aku tahu benar siapa kamu. Kamu adalah sahabatku yang dulu menjadi teman bermainku, temanku beranjak dewasa bersama.

Semenjak kita memutuskan untuk mengejar impian masing-masing di kota yang berbeda, semenjak itu pula aku tidak pernah tahu kabarmu, tapi sekian lama waktu yang kita jalani tanpa saling mengetahui satu sama lain, aku sudah lupa bagaimana kamu kembali muncul dihidupku sampai sekarang, yang aku tahu hanya aku bahagia.

Kita tidak pernah bertemu, tetapi kamu bisa mengisi hari-hariku, kamu adalah mood booster untukku, disaat aku sedang penat-penatnya selepas kerja yang menumpuk dikantor, hanya dengan telepon darimu maka lelahku bisa menghilang dan tidak terasa menyiksa seperti biasanya.

Advertisement

Tapi sayang, kamu harus tau sesuatu, aku sudah bukan aku yang dulu, aku bukan gadis manja yang dulu kamu tahu lagi. Sudah banyak yang aku alami, hatikupun sudah patah berkali-kali, aku sudah terbiasa mengurus hidupku sendiri, dunia luar yang keras sudah menempa aku menjadi orang yang berbeda. Jika suatu saat nanti aku tidak lagi mengandalkanmu jangan kecewa, karena aku sudah terbiasa, bukan berarti aku tidak membutuhkanmu, justru kamu adalah bagian yang menghidupkan semangatku.

Tidak perlu juga cemburu pada lingkunganku, kamu akan tetap satu-satunya yang selalu diam-diam aku rindukan.

Maaf jika aku tidak pernah mengatakan aku menyayangimu, kita sudah cukup dewasa untuk merasakan apa yang kita rasakan tanpa harus diucapkan, aku tahu kamu merasakannya juga, aku menyayangimu meski tanpa kata.

Tetaplah berusaha menyayangiku. Aku suka caramu menyayangiku.

Raihlah keinginanmu dan impianmu di kotamu yang jauh disana, selesaikan semuanya, ketika kamu sudah selesai dengan impianmu, temui aku disini, bukankah aku juga bagian dari impianmu? Tentunya aku juga akan mengejar impianku disini sembari menunggumu . Semoga tuhan menakdirkan yang terbaik untuk kita berdua.

Selamat malam, Sayang.