Kehidupan di dunia ini ibarat roda yang terus berputar, kadang di atas dan terkadang kita berada di posisi paling bawah. manusia diciptakan dengan segala permasalahannya. Salah satu hal yang bisa jadi masalah dalam kehidupan manusia adalah kenangan masa lalu yang terkadang muncul di kehidupan yang sedang dijalani.

Setiap manusia memiliki kenangan masa lalu tersendiri di setiap nafas kehidupannya. Kenangan masa lalu yang baik bisa menjadikan dia terbuai dengan segala keindahannya sebaliknya kenangan buruk bisa menjadikan dia termenung sedih terpuruk mengenang segala keburukannya.

Masa lalu yang buruk adalah hal yang tak diinginkan manusia. Namun, manusia tak berdaya menolak jika ada keburukan yang menimpa dan menjadi masa lalu baginya. Bagaimanapun itu sudah terjadi meratapinya, menyesalinya, bahkan menangisinya tidak akan bisa mengubah keadaan yang terlanjur terjadi.

Lalu apakah kita hanya akan mengenang masa lalu yang penuh keburukan itu kemudian meratapinya dengan tangis yang terus menyiksa hati dan fisik kita? atau kubur saja masa lalu itu dan bergerak bangkit menjalani kehidupan sekarang dan membuatnya lebih berharga dari pada masa lalu itu?

Orang yang berpikir tentu akan memilih mengubur masa lalu itu sebagai kenangan masa lalu yang tidak perlu dikenang terlebih masa lalu itu membuat kita tersiksa. Orang yang cerdas akan menganggap pekerjaan mengenang masa lalu adalah tindakan bodoh dan gila. ingatlah kesedihan mengenang masa lalu yang buruk dan kebahagiaan mengenang masa lau yang indah tidak akan mengembalikan semuanya. Kenangan masa lalu tetaplah masa lalu, tak akan kembali walau setitik. maka itu bangkitlah dari keterpurukan dan sudah jangan bersedih lagi!

Advertisement

Umur manusia sejatinya jadi rahasia Allah, namun kematian adalah hal yang pasti akan datang. yah kematian akan datang namun kita tidak mengetahui kapan dia datang. Jika kematian itu datang pada saat kita meratapi sedih masa lalu, betapa bodohnya kita menyesal tak akan terkira karena kehidupan tidak akan kembali. Maka dari itu bangkitlah jalani hidup yang sedang dijalani. Sudahilah tangis masa lalu itu dan bersegaralah berlari lakukan yang terbaik. Hari ini adalah harimu anggaplah kita akan mati besok sehingga tak ada alasan lagi untuk menunda kebaikan yang akan kita lakukan hari ini. La tahzan…. jangan bersedih bangkitlah dari keterpurukan.

Masa lalu yang buruk adalah sebuah takdir yang telah dituliskan dan tak mungkin dikembalikan. Kita tak bisa mengembalikan tembok yang runtuh, tak akan sanggup mengembalikan air yang tumpah kecuali kita berusaha untuk membangun kembali tembaok itu dan mengisi lagi air yang tumpah itu.

Dr. Aidh Alqarny dalam bukunya La Tahzan menulis "Jika kau disuguhkan lemon asam maka tambahkanlah gula untuk menghilangkan asamnya. Jika kau disengat kalajengking ketahuilah dan yakinilah itulah serum kebal dari bisa ular".

Hidup selalu dihinggapi rasa bersalah akan suatu dosa yang diperbuat di masa lalu maka tawarkanlah dosa itu dengan taubat. Yakinilah cobaan yang datang merupakan serum anti racun dari keluh kesah yang datang menggerogoti ghirah untuk selalu berbuat yang terbaik di hadapan Allah.

Ingatlah dalam kesulitan selalu ada kemudahan. Yakinilah sang maha pencipta tidak menurunkan suatu cobaan pada manusia kecuali hamba itu mampu untuk mengatasinya dan sang maha pencipta tidak akan mengubah manusia menjadi baik kecuali manusia itu mau berusaha menjadi baik.

Maka kubur saja masa lalu itu! Bangkitlah, berikan usaha yang lebih untuk menjadi yang terbaik di hadapan sang maha pencipta.