Jatuh cinta lalu memutuskan untuk bersama adalah hal paling mainstream, namun yang paling banyak diinginkan kebanyakan orang yang sedang melakukan pendekatan. Bagaimana dengan mereka yang pernah jatuh cinta lalu bersama dalam waktu yang terlalu lama?

Jatuh cinta tidak dapat diukur dengan waktu. Lama atau sebentarnya orang berkenalan atau bersama tidak ada hubungannya dengan perasaan cinta. Kita bisa ada di hubungan yang sama selama dua tahun namun tidak merasa hal apa-apa, tapi kita bisa berada di hubungan baru selama dua minggu dan kita tahu itu adalah hubungan untuk selamanya. Hanya karena sudah menjalin hubungan bertahun-tahun tidak dapat disama ratakan bahwa kita selalu jatuh cinta.

Kamu mungkin jatuh cinta pada dirinya jauh sebelum kamu tahu dia yang sebenarnya. Dia yang membuatmu jatuh cinta perlahan berubah menjadi dia yang seharusnya kamu cintai. Dia yang memiliki berbagai keajaiban yang dulunya kamu tidak tahu.

Dia yang ternyata membenci hal yang kamu suka. Dia yang ternyata tidak lagi membuatmu jatuh cinta, tapi kamu bertahan hanya karena kamu sayang. Jika harus melepaskan dia dan mengulang hubungan dengan orang yang baru.

Padahal kamu tahu? Orang yang baru kamu kenal mungkin sudah jadi orang yang seharusnya kamu cintai. Dia yang sama kehilangan selera mencintai orang yang lama di kenalnya, mungkin baru sadar jika harus berhenti mencari orang yang membuatnya dulu jatuh cinta.

Advertisement

Dia yang tidak berusaha keras untuk mendapatkanmu, tapi dia yang berusaha untuk mempertahankanmu. Dia yang tidak jadi palsu hanya untuk menarik perhatianmu, tapi dia dengan sadar menyamakan langkah untuk ada di lembaran hidup yang sama denganmu.

Dia yang baru kamu sadari kehadirannya dua minggu yang lalu.

Tidak perlu takut keluar dari hubungan yang sudah lama kamu jalani jika jatuh cinta itu tidak ada lagi disana. Berjanjilah pada dirimu sendiri untuk menjadi lebih lunak pada hatimu. Berjanjilah untuk tidak memaksa dirimu terus maju ke hubungan yang kamu tidak lagi merasa ada cinta. Karena di saat tua nanti, kamu tidak butuh banyak hal.

Bukankah pada akhirnya bersama dengan yang kamu cintai adalah hal yang paling penting?