"Kapan nikah?" Ah, pertanyaan itu lagi. Di saat umurmu sudah di atas kepala 2, pertanyaan yang haram menurut mu dan bisa membuat kamu nelangsa akan sering kamu dengar dari orang-orang sekitar ku. Apalagi ketika umur mu 20 tahun ke atas dan kamu jomblo. Mampus, tamat riwayatmu. Kamu bakal bingung mau memberi jawaban apa dari pertanyaan tersebut. Boro-boro nentuin tanggal pernikahan nentuin orang yang bersanding di sebelah mu di pelaminan kelak aja kamu masih mencari kepastiaan dari orang yang belum pas di hati kamu.

Sabar ya mblo. Tapi, di balik semua kesulitan ada pencerahannya. Begitupun dengan pertanyaan 'kapan nikah?'. Kamu para kaum fakir asmara bisa memberi jawaban seadanya atau dengan guyonan-guyonan mu yang membuat orang tertawa di atas penderitaan mu. Meskipun hati mu teriris untuk menjawab pertanyaan mereka tapi melihat mereka tertawa adalah pahala tersendiri untukmu.

Hari Minggu "Kapan nikah?" "Hari Minggu, datang ya" "Lah Minggu kapan?" "Ada lah nanti Minggu pokoknya" "Ya pastinya Minggu kapan?" " Minggu kapan-kapan lah"

31 Februari "Kapan nikah?" "31 Februari ntar" "Bukannya bulan Februari sampai tanggal 28?" "Ya itu nanti kalau bulan Februari ada tanggal 31 nya"

Pas gerhana matahari muncul "Kapan nikah?" "Nanti pas gerhana matahari muncul" "Buset lama amat".

Advertisement

Tunggu di lamar "Kapan nikah?" "Tunggu di lamar" "Ada pacar emang?" "Gak ada" "Lah jadi yang lamar siapa?" "Gak tau hehe".

Masih nunggu Ini bisa kamu gunakan jawaban kalau cowok yang bertanya, tapi butuh mental yang kuat. "Kapan nikah?" "Masih nunggu" "Nunggu dia peka" "Bukan" "Jadi?" "Nunggu kamu putus dari dia".

Mendadak lupa ingatan "Kapan nikah?" "Aku siapa? Kamu siapa?".

Tunggu gak sibuk "Kapan nikah?" "Nanti lah tunggu gak sibuk, jadi doi bisa ke urus sama aku".

Tunggu hujan berhenti "Kapan nikah?" "Tunggu gak hujan" "Ini lagi gak hujan" "Sekarang emang gak hujan, tapi pasangannya yang gak ada".

Gagal move on "Kapan nikah?" "Bagaimana mau nika, kalau dia sudah menjadi milik orang lain. Aku rapuh".

Drama "Kapan nikah?" "Kamu tu emang gak peka ya, gak capek apa nanya itu terus. Aku itu capek. Capek lahir batin" Teruntuk semua yang sering mendengar pertanyaan 'kapan nikah?'. Kuatkan hati mu dari pertanyaan yang membuat mu jauh lebih tegar menjalani hidup. Jodohmu itu sudah ada tapi belum waktunya bertemu atau belum lahir. Karna setiap yang jomblo akan menikah pada akhirnya. Dan untuk yang sering bertanya 'kapan nikah?' Dimana letak hati nurani kalian, apakah kalian tau hati dia yang mendengar pertanyaan mu itu seperti teriris dan di beri tetesan air jeruk, perih. Apa setelah kalian mendapat jawaban yang memuaskan kalian mau membiayai semua weddingnya? Kalau iya, syukur lah kalian tau diri juga.