Banyak orang mengartikan jomblo dan single itu berbeda. “Jomblo itu nasib, tapi single itu pilihan ya genk!” dalih orang yang belum punya pacar. Keren juga semboyannya, banyak memotivasi sebagian orang. Meskipun, pada hakikatnya kedua istilah itu toh sama-sama pilihan. Pilihan untuk “sendiri dulu” “menikmati masa lajang dulu” dan “menikmati hidup sebebas dan semerdeka mungkin”. Tapi bukan itu intinya, bagaimana caranya menikmati kejombloan atau kesingle-an (atau apapun itu istilahnya) dengan happy dan tanpa beban itu yang penting. Positive thinking dan ambil manfaatnya aja! Jodoh kamu aman kok di tangan Tuhan. So open your mind, melajang itu jangan disesali, tapi jadikan itu sebagai moment keren penuh ekspresi. Masih nyesel jadi jomblo?? Check this one out, Jombs!

Yakin Jomblo Bisa Jadi Orang Sukses?

Jomblo bikin usaha? Jomblo serius kerja? Why not? Banyak loh, orang-orang lajang yang sukses, kenapa? Bukan karena pergi ke dukun atau apa, tapi karena mereka lebih fokus sama tujuan dan karier mereka. “Jadi orang mapan dulu, baru pede cari pasangan.” That’s cool men! Wanita normal akan cari pria mapan dan pria normal pasti senang dengan wanita yang sukses dan mandiri. Bener ngga? Tapi ingat! Jangan malah keasyikan jadi jomblo menahun apalagi gila kerja mentang-mentang dapat income banyak. Kejar karier itu bagus tapi jangan jadi perawan tua atau bujang lapuk juga dong.

Terusin Study

Jadikan moment lajang sebagai jalan buat nerusin study. Ada orang yang ngga mau pacaran dulu dengan alasan mau fokus kuliah. Semoga bukan cuma alasan doang karena ngga suka sama orang yang nembak, nolak secara halus tuh. Kalau alasan tersebut itu serius dan jujur malah bagus. Emang pendidikan itu penting? Penting lah. Segala sesuatu yang bisa mendatangkan ilmu pengetahuan entah itu melalui lembaga atau ngga, sangatlah penting dan pokok. Apa jadinya negara ini kalau isinya cuma orang pacaran doang. (Kecuali, pacarannya sambil nimba ilmu bareng-bareng. Itu baru keren!!) Makanya Jombs, nerusin study dan bertahan dengan kejombloan juga ngga buruk kok.

Advertisement

Family First

Ada orang yang melajang karena lebih mementingkan keluarga. Kenyataannya, bukan cuma perkara cari jodoh aja yang mesti diperhatiin. Keluarga juga butuh diperhatiin. Orangtua yang udah ngrawat dari kecil, kakak yang terlalu protektif, dan adek yang minta ini-itu. Belum lagi kalo pelihara ikan, burung, ular, kucing, anjing dkk yang otomatis perlu diperhatiin karena termasuk dalam deretan pelengkap sebuah keluarga. So, the first important thing is family, because without family you are nothing and won’t be anything. Setelah keluarga barulah yang lain-lain (baca: pacar, kekasih,gebetan atau apalah itu).

Hangout with Friends

Pernah liat orang yang sama pacarnya dilarang main bareng temen? Ih amit-amit. Memutus tali silaturahmi itu namanya, ngga baik buat pergaulan. Bisa aja kan teman main itu yang suatu saat jadi link buat pekerjaan pacarnya, atau ngutangin kalo pacarnya lagi ngga ada duit buat beli makan. Mumpung nih masih jomblo, manfaatkanlah moment ini jadi ajang perekat tali silaturahmi, hangout bareng temen dan syukur-syukur tambah luas pergaulannya. Seneng-seneng deh pokoknya! (tapi seneng-senengnya dalam hal positif ya).

Ajang Berkreasi

Jomblo itu ngga harus ngenes dan tanpa gairah hidup. Jomblo itu tetep bisa berkarya kok. Malah peluangnya lebih besar karena ngga banyak tekanan dan ngga ada yang mengekang. Jombs, kamu bisa ikut berbagai macam event yang menurut kamu menarik dan sesuai passion. Kamu juga bisa jadi sukarelawan untuk konservasi hewan, pemerhati lingkungan, atau berbagi ilmu kepada masyarakat di daerah yang tingkat pendidikannya belum baik. Kalau kamu suka rekreasi, bisa juga eksplore Indonesia dari keindahan alam sampai budaya yang menurut kamu masih baru. Karena kamu muda dan bebas!

“Jadi intinya… buat para jomblo, single, lajang dan sebangsanya jangan sesali status kalian sekarang. That’s ironic… and not really sexy anyway. Nikmatilah senikmat-nikmatnya! Menyesal itu ketika ngga bisa menikmati hidup toh?”