Kalo gak ada tantangan emang gak seru! Ide gila ini bakal muncul ketika kita ditolak dari universitas negeri dan patah hati. Kita sudah daftar beasiswa ternyata kegagalan yang menghampiri. Wajar kalau kita sempat down, tapi jangan berlarut-larut, toh masih ada banyak cara untuk kuliah. Persaingan memang jauh lebih ganas dari yang biasa kita lihat, tetep semangat untuk nyoba dan jangan pernah menyerah.

Kalau ke negeri gak kesampean masih ada swasta kok! Tenang, meskipun yang dilihat orang lain itu cuma tempatnya tetapi Tuhan selalu melihat proses perjalanan kamu tau, “Gak dapet beasiswa bukan berarti kita bohoh. Cuma gak beruntung aja.” Cepet move on deh. Nggak lucukan kalau masih galau terus-terusan gara-gara gagal masuk negeri?

Apapun yang terjadi saat ini, bangku kuliah harus tetap kita duduki. Bukan Cuma ngejar titel S1, tetapi demi membuat kita semakin menjadi anak bangsa yang cerdas, inovatif dan punya wawasan yang luas. Belajar sih bisa dimana aja, tapi kalau maksa pengen kuliah dan nggak ada dana solusinya ya cuma satu: kuliah kerja. Yakindeh kamu bisa. Impossible is nothing!

Kalau dua-duanya jalan rasanya horror banget tau! Gila memang, bikin pusing dan nggak karuan rasanya. Tapi, serunya tuh disini.

Dan berikut Hal-hal yang akan kamu rasakan setiap hari saat melakoni dua hal sekaligus, greget memang.

Advertisement

Sibuk sendiri.

“I try to keep it real. I don't have time to worry about what I'm projecting to the world. I'm just busy being myself.” Demi Lovato
Tidur kurang dari 5 jam sehari. Lembur tugas sampai dini hari. Kerjaan nggak ada kelasnya. Semuanya ngumpul jadi satu dan bakal bikin otak kamu cepat mendidih. Belum ngatur jadwal untuk dua hal itu, memang bikin frustasi dan keki. Argh… tapi kamu harus tetep maju. Sudah kejadian mau diapakan lagi? mereka aja bisa, masa kamu enggak?

Kehidupan pribadi jamnya berkurang. Itu resiko tersulit yang sering bikin galau. Kamu gak bisa ngapa-ngapain kalau lagi musih tugas, ujian ditambah lembur malam.

Kerja pontang-panting buat semerter depan

“In times of great stress or adversity, it's always best to keep busy, to plow your anger and your energy into something positive.” Lee Iacocca
Yang paling nyesek seringnya disini. Yang lain jalan-jalan keluar kota, kepuncak, pantai, gunung. Nah, kita? Masih nongkrong didepan layar komputer atau nyetokin barang di gudang. Pokoknya ngurusin kerjaan yang nggak pernah ada habisnya.

Itu belum seberapa, yang melelahkan adalah saat dituntut kerja lebih dari 8 jam sehari, bagi aku itu nggak wajar. Dan nggak adil buat otak dan tubuh kita. Lama-lama jadi stress karena pusing dan kecapean.

Meskipun begitu kita tetap bisa seneng-seneng setelah menerima gaji di akhir bulan. Jangan lupa tabungin untuk semester depan.

Udah sibuk hitung-hutungan padahal masih di awal bulan

“A wise person should have money in their head, but not in their heart.” Jonathan Swift

Cicilan SKS, beli buku, kredit laptop, beli keperluan. Eh, masih perlu jajan, jalan2, nonton. Yah… belum lagi mau ganti handphone baru. Akhirnya kebutuhan sekunder dan tersier cuma mampir aja ke otak kita. Kita tetap harus mengutamakan biaya makan dan tempat tinggal sementara. Dan kebutuhan mewah itu akan terpenuhi kalau ada rejeki tambahan, itu bonus yang nggak tentu datangnya.

Berasa nggak sih jadi pemeran utama di film trailernya anak kuliahan? Tapi kali ini malaikat sama Tuhan yang nonton. So, jadilah pemain yang baik. Syukur-syukur berhasil memotivasi teman-teman yang lain.

Jadi punya prinsip sendiri, Tegas dan Disiplin

“Put your heart, mind, and soul into even your smallest acts. This is the secret of success.” Swami Sivananda

Prinsip itu sudah mengatu dengan pikiran kamu. Kamu harus ini, kamu harus itu. Kamu bisa ini dan itu. Itulah kamu saat ini. Kamu sudah berhasil memimpin diri kamu sendiri.

Tegas dalam mengambil keputusan mana yang akan dipilih untuk saat ini dan mendatang. Selain itu kamu belajar menjadi pribadi yang baik dan disiplin. Terutama masalah waktu. Mendadak kamu sering on-time bangun subuh. Serta tidur pukul 00.00 WIB, atau setelah semua tugas beres. Itu termasuk disiplin. Melakukan ini pada dirimu sendiri akan membantumu cepat menggapai target yang sesungguhnya.

Mulai jarang online

“Temen bilang gua gak pernah keliatan, padahal gue sibuk hidup di dua alam sekaligus. Mereka nggak tahu, nggak pernah tahu.”

Tidak usah selebai itu, deh! Kamu punya kerjaan yang lebih penting dari sekedar dengerin mereka. Ada banyak hal yang perlu kamu urus. Nggak cuma satu, tetapi seribu hal. Dan untuk urusan ini kamu nggak perlu ngeluh. Punya semua akun media sosial tapi jarang online nggak bikin kamu dijauhin temen kok!

Tapi kalau kalian punya online shop maka keberuntungan memihak kalian. Kalian online everytime and everywhere. Juga, nggak ada yang nuntut kalian selama kurang lebih delapan jam.

“Life seems but a quick succession of busy nothings.” Jane Austen

Hari-harimu terasa lebih berkesan

Karena saking banyaknya yang harus diperjuangkan kamu lebih menghargai dirimu sendiri, menghargai setiap detik jam, juga usaha-usaha sekecil apapun yang sudah kamu buat. Itu rasanya nikmat.

“The most effective way to do it, is to do it.” Amelia Earhart

Mengendalikan hidup sendiri di usia semuda ini? itu berkesan banget buat kita guys…

Dan begini cara semangatin diri kamu kalau lagi surut. “Tingkat suksesnya beberapa jengkal lagi. Dan buruan kejar itu.”

Seperti kata A. P. J. Abdul Kalam:

“Never stop fighting until you arrive at your destined place – that is, the unique you. Have an aim in life, continuously acquire knowledge, work hard, and have perseverance to realise the great life.”

Semua usaha yang kita lakukan pasti tidak akan sia-sia. Tuhan menilai kita dari prosesnya bukan sekedar hasil semata, karena dia maha mengetahui segala-galanya, juga maha adil dan bijak.

Tertarik? Coba aja, nggak rugi juga kok!

Siapa tahu kamu lebih berhasil.