Saat ini pembenaran terbaik saat sakit hati menghampiri adalah kita belum menemukan yang terbaik. Kita adalah para gadis yang sering menjadi BODOH saat jatuh cinta. Berkali-kali disakiti, berkali-kali jujga memaafkan dan memberi kesempatan pada orang yang sama untuk melukai di tempat yang juga sama.

Mengherankan memang namun itulah kenyataannya saat perasaan tidak sejalan dengan logika. Sebagai wanita saya sangat mengerti dan pernah mengalami yang namanya kebodohan dan ketololan. Jadi mulai sekarang jangan terlalu mengandalkan perasaan sesekali libatkan logika didalamnya. Semua hal yang berlebihan akan cepat juga hilang.

Cara menikmati perasaan adalah dengan menahan arusnya, tahu kapan harus berjalan dan tau kapan harus berhenti. Perasaan itu seperti mendaki, untuk sampai di puncak dengan cepat jangan beristirahat tapi resikonya bisa mati karna kelelahan, atau sebaliknya berjalan santai dan perbanyak istirahat tapi resikonya bisa jadi sudah ada orang lain yang duluan mencapai puncaknya.

Bingung, kan? Jalan keluarnya sederhana saat kamu masih sanggup berjalanlah terus, tapi sesekali lihat dan nikmati sekeliling, akan banyak pemandangan indah yang bisa kamu kenang dan saat lelah beristirahatlah, berfikir dan bersyukur bahwa sampai saat ini DIA masih memberimu perasaan marah, sedih dan kecewa. Dari situ kamu akan tahu bahwa hidup akan sia-sia jika dirimu masih bisa dipermainkan oleh orang yang sama berkali-kali.

Akhirnya aku berhenti membiarkan hatiku untuk orang yang 4 tahun bersamaku. Bukan tanpa alasan, tapi karna selama itu dia telah menghianatiku sebanyak 28 kali. Mulai saat itu doaku berubah kepadaNYA, doa yang 4 tahun berubah seketika dan DIA mengabulkan doaku dengan menghadirkan kamu.

Advertisement

Kamu adalah permintaan pribadiku padaNYA.