Sebelum ke tempat ini, pemulis lebih suka naik gunung dibandingkan ke pantai. Memori penulis terhadap pantai tidak terlalu baik; berpasir, basah, asin, tidak enak deh! Tapi setelah Penulis berkunjung ke Pantai Tanjung Aan dan Pantai Seger di daerah Lombok Barat, rasanya penulis jadi tahu kenapa banyak orang yang lebih memilih pantai. Kedua pantai tersebut merupakan lokasi favorit untuk berselancar dan menikmati matahari terbenam di Daerah Lombok Barat. Pemandangannya serius indah banget!

Di Pantai Tanjung Aan terdapat titik di mana kalau kamu berdiri, sekeliling kamu adalah laut. Padahal kamu nggak sedang berada di tengah pulau, loh! Ditambah lagi, Pantai Tanjung Aan memiliki pasir yang berwarna putih dengan tekstur lembut, rasanya langkah kaki kamu seperti di atas hamparan permadani empuk! Tapi hati-hati ya, saking lembutnya, langkah kakimu bisa terbenam dalam pasir, menyebabkan langkah kaki menjadi berat atau bahkan alas kaki lenyap dimakan pasir.

Pantai Seger terkenal dengan mitosnya. Sekali dalam setahun, diadakan Festival Bau Nyale di sepanjang Pantai Lombok bagian Barat, dengan Pantai Seger sebagai pusat penyelenggaraan upacara. Pada festival ini, masyarakat dan pengunjung menangkap cacing laut, disebut-disebut sebagai jelmaan Putri Mandalika. Katanya sih, cacing laut yang berwarna warni muncul seiringan dengan surutnya arus ombak dari Pantai Seger. Selain mitos, di Pantai Seger juga terdapat bukit yang terletak persis di pinggir pantai untuk menikmati matahari terbenam.

Begitulah pengalaman penulis ketika berjalan-jalan ke pantai di Lombok Barat. Selain untuk menikmati pemandangan, jangan lupa untuk ajak sahabat kamu untuk jalan-jalan bareng supaya persahabatan kamu semakin erat, selamat berjalan jalan!