Setelah Bandung, Bogor, Aceh dan kota lainnya yang mulai menerepakan kantong plastik berbayar, sekarang kota Malang juga pada tanggal 21 Februari 2016, sudah mulai menerapkan aturan tersebut.

Ini termasuk kegiatan uji coba penggunaan kantong plastik berbayar yang akan diterapkan di 22 kota dan di 1 provinsi. Nantinya akan di berlakukan ke seluruh Indonesia pada bulan Juni mendatang.

Produksi sampah kantong plastik di negara kita sangatlah tinggi sekitar 5,4 juta ton sampah per tahun.

Wow , jumlah yang sangat besar, kan? Kantong plastik di perkirakan dapat terurai dalam kurun waktu sekitar 500 tahun. Bayangkan berapa lama waktu yang dibutuhkan 5,4 juta ton sampah plastik tersebut untuk terurai.

Tanggal 20 Februari kemarin , minimarket dekat tempat tinggal saya, sudah mulai menerapkan aturan tersebut. Setiap kantong plastik dihargai Rp 200,- . Sebelumnya, untuk mengatasi masalah sampah plastik yang berlebihan ini , ada juga kantong plastik yang dapat terurai dengan sendirinya (degradable) dengan waktu sekitar 2 tahun.

Advertisement

Tapi sayangnya , yang menggunakan plastik ini tidak begitu banyak. Di kota Malang, masih banyak beredar kantong plastik biasa, yang menggunakan kantong plastik degradable kebanyakan adalah minimarket dan supermarket franchise.

Sebagai masyarakat yang peduli akan lingkungan, marilah kita mengurangi pemakaian kantong plastik, dengan berpindah ke pemakaian tote bag. Selain lebih ramah lingkungan kita juga bisa terlihat lebih stylish.

Jadi kita hanya perlu sekali saja membeli tote bagnya dan tinggal dilipat dan dimasukkan ke dalam saku celana. Biarpun yang kita beli jengkol, petai, tapi kalau dimasukkan ke tote bag tentunya akan terlihat lebih modis.

Bagaimana di tempatmu ? Apakah sudah diterapkan aturan kantong plastik berbayar ini?