Ketika mendengar kata cinta, yang terlintas cepat di kepala tentulah hal-hal indah. Misalnya, aku dan kamu selalu bersama di hampir semua kesempatan. Kita saling bercerita dan berbagi apa yang terjadi hari ini. Tentang segala macam kesialan atau malah keuntungan yang datang. Ketika aku bersedih, kamu selalu hadir memberikan sandaran pundak, tepukan lembut, atau belaian di ubun-ubun.

Sayangnya, cinta merupakan bagian dari kehidupan. Keduanya sama-sama punya rasa pahit dan manis. Perjalanan kita pun tak selamanya mulus. Masih ingatkah kamu jika belakangan ini kita meradang karena konflik? Belum lagi dengan masalah-masalah kecil yang punya potensi merusak semuanya. Tapi memang kamu hebat! Aku dan kamu pun bisa bertahan dengan hubungan yang matang hingga kini.

Ketika kamu sadar bahwa cinta adalah sebuah keindahan, kamu menjadikanku satu-satunya pujaan.

Cinta memang indah. Tak hanya sekedar bicara ketertarikan fisik, pengalaman yang diajarkan oleh cinta pun tak kalah cantiknya. Ketika kamu menyadari bahwa akulah keindahan cinta yang kamu ingini, kamu lantas berusaha keras untuk merebut hati ini. Lantas, kamu lupa akan keindahan-keindahan lainnya di dunia. Di matamu, hanya ada satu keindahan berupa aku. Akulah yang kamu jadikan satu-satunya pujaan.

Ketika kamu menyadari kalauu cinta adalah impian, kamu rela menjadikannya nyata.

Kamu tak sekedar diam. Dari awal, aku memang tahu kalau kamu adalah seseorang yang bekerja keras. Kamu selalu memperjuangkan apa saja yang kamu cita-citakan. Kamu bukanlah tipe pria yang banyak bermimpi, lalu kemudian membiarkan mimpimu menguap karena sekedar dimakan kata-kata motivasi atau rencana tanpa aksi.

Kamu benar-benar mengamini bahwa akulah impianmu. Akulah yang ingin kamu jadikan sandingan di masa depan. Lantas, kamu berbuat nyata. Mulai mencari tahu tentang aku hingga memberikan segala macam kejutan untukku. Kini aku telah yakin pada kesungguhanmu karena usahamu menjadikan aku nyata ke dalam masa depanmu.

Ketika kamu menemukan tantangan dalam cinta, kamu tak segan menghadapinya.

Advertisement

Menjadikan aku sebagai wanita di akhir hidupmu ternyata sungguh tak mudah. Dibutuhkan usaha keras dan sepenuh hati untuk benar-benar mempertahankannya. Mulai dari menemui dan berkomunikasi dengan kedua orang tuaku, membuat mereka luluh atas keraguannya padamu, hingga selalu mengupayakan kehidupan terbaik untukku. Kamu pun mulai mencicil semua yang bisa diperbuat sekarang demi hari esok.

Ketika cinta hadir sebagai tugas, kamu menyelesaikannya dengan sesempurna mungkin.

Kerap kali orang tuaku memberi syarat-syarat rumit agar kamu dapat memasuki duniaku. Kamu tak patah arang. Pemikiranmu yang bijak mengatakan bahwa yang mereka lakukan hanya demi kebahagiaanku. Kamu pun setuju dan mengamini syarat mereka dengan memasuki dunia keluargaku pula. Aku bisa melihat betapa bahagianya keluargaku dengan kesungguhan yang kamu tunjuk.

Ada banyak janji dan komitmen dalam cinta. Tapi kamu berusaha mentaatinya tanpa pernah merasa terbebani.

Semenjak aku dan kamu memiliki tanggung jawab yang berbeda-beda, tak jarang kesibukan sering menghajar kita. Waktu kita hampir habis dengan tumpukan deadline dan sisanya adalah terbaring dalam lelap. Hanya saja, kamu tak pernah lupa menghubungiku sebelum tidur. Katamu, ini adalah komitmenmu untuk menjagaku. Sekaligus, kamu

Jika kesedihan hadir dalam cinta, secara ajaib kamu mengatasinya.

Tak terhitung lagi berapa kali kamu memberikan "puk puk" saat aku terpukul. Di setiap kegagalan yang kualami, kamu selalu bisa aku andalkan. Kamu selalu hadir di saat aku membutuhkan orang untuk berbagi. Di saat aku perlu pelampiasan atas kekecewaanku pada kehidupan pun, kamu rela. Ajaibnya, semua segera mereda setelah bertemu dan bercerita padamu.

Jika cinta adalah sebuah lagu, kamu sudah menyanyikannya terus-menerus karena begitu menikmatinya.

Apapun itu, baik atau buruk yang terjadi dalam perjalanan kita, kamu sudah begitu lumrah dan memaklumi. Apapun yang terjadi, kamu dan aku tak akan pernah goyah mempertahankan kelangsungan hidup cinta kita. Jika diibaratkan, kisah kita adalah sebuah lagu yang bisa kita nikmati kapan saja dan di mana saja. Tak hanya didengar, tapi juga turut disenandungkan dan dilafalkan.

Karena cinta adalah perjuangan, terimakasih kamu sudah berusaha keras mempertahankan semua