Definisi cantik, perempuan dengan rambut panjang, badan tinggi langsing, kulit putih (kuntilanak kali), pakai high heels (eh tapi kuntilanak gak pakai high heels ya) terus apalagi? Oh perempuan cantik yang sukanya hedon ke tempat-tempat mahal high class gitu, selalu up to date sama fashion juga make up terbaru. Sayangnya perempuan semacam ini tengah diberdaya oleh iklan-iklan di televisi, gak cuma iklan kehidupan artis juga mereka follow.

Coba lihat sejenak mana ada model iklan sampo rambutnya kutuan terus berantakan, mana ada model iklan kecantikan yang kategorinya biasa aja, kalaupun ada sebuah iklan tentang body lotion yang menjadikan modelnya berkulit gelap kemudian seketika langsung bersinar ya itulah manipulasi media. Perempuan cantik identik dengan fisik dan wajah, sehingga membuat mereka berlomba-lomba untuk terus mempercantik dirinya.

Termasuk saya! Tapi, bukankah cantik itu relatif? Tergantung bagaimana cara orang memandang karena sudut pandang orang itu berbeda. Seseorang yang kita anggap cantik belum tentu dianggap cantik juga bagi orang lain, dan sebaliknya. Perempuan menganggap bahwa kecantikan adalah hal yang paling utama yang harus dimiliki sementara kemampuan lain seperti kecerdasan misalnya adalah sebagai bonusnya.

Bagaimana jika ubah pemikiran tersebut bahwa hal yang paling utama yang harus dimiliki semua perempuan adalah kecerdasan dan cantik? Anggap saja itu bonus. Wanita cantik belum tentu cerdas namun wanita cerdas pasti cantik. Kecantikan yang berasal dari kecerdasannya membuat siapa yang memandangnya akan tertarik dengan ilmu yang dimilikinya.

Mengutip dari catatan So Hok Gie bahwa perempuan akan selalu di bawah laki-laki kalau yang diurusi hanya baju dan kecantikan. Jika semua perempuan Indonesia berpikiran seperti apa yang ada di catatan So Hok Gie apa kata ibu kita kartini? Penggerak emansipasi wanita, agar wanita mendapat hak untuk memperoleh pendidikan setinggi-tingginya, agar wanita diakui kecerdasannya dan agar wanita tidak direndahkan derajatnya oleh laki-laki.

Oleh karena itu, untuk diriku sendiri dan seluruh perempuan Indonesia sebagai calon ibu kelak, jadilah wanita yang cerdas dan ibu yang cerdas akan melahirkan anak-anak yang cerdas.

Majulah! Berkaryalah!