Patah hati dan kemudian berpisah, menimbulkan luka, tidak mau mengenal dan tak sanggup move on dari mantan kekasih, ibarat buah simalakama. Jika terjebak, maka hidup bagai berjalan di atas roda yang berputar. Bahkan, banyak orang melakukan hal diluar nalar, bunuh diri, melakukan tindakan nekat dan berbahaya bagi diri sendiri dan orang lain, tindakan ekstrem seolah menjadi jalan keluar terbaik yang banyak dilakukan oleh orang lain.

Menjalin hubungan cinta, menjadi sepasang kekasih, dikarenakan saling jatuh cinta. Adalah hal lumrah yang dilakukan oleh orang-orang yang saling jatuh cinta. Berkomitmen dalam menjalin hubungan, patut dilakukan, untuk mengetahui seberapa serius seseorang menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih. Meski terkadang, banyak sekali rintangan, kenyataan yang terjadi tak sesuai harapan, terhalang restu, dan pada akhirnya berpisah. Lalu merasakan sakit dikarenakan patah hati, mestinya tidak seharusnya membuat diri terlarut dalam kesedihan yang mendalam.

Perpisahan, terkadang membawa luka. Bahkan mungkin, rasa sakit dan luka yang dialami dapat dirasakan sampai bertahun-tahun. Wajar saja, merasakan sakit, merasakan ngilunya patah hati. Kenangan-kenangan yang bermunculan bak bunga-bunga mawar berduri, membuat diri semakin terluka.

Namun, hidup tak bisa begini saja, tak boleh berdiam, tidak perlu, diri kita mengingat dan menyimpan seseorang beserta kenangannya dalam hati. Hidupmu lebih berarti, lebih bermakna dan kamu berhak bahagia. Ingatlah itu dalam dirimu, maka hatimu akan merasakan udara segar, kembali mengalir dalam dirimu.

Lakukanlah hal-hal positif, yang berguna untuk dirimu sendiri. Perbaikilah dirimu, baik sikap, gaya hidup dan tentukan tujuan hidupmu, lalu lakukan dengan seksama dan tekun. Tidak perlu, kita meletihkan diri, merana dikarenakan kehilangan seseorang yang kita cintai. Ingatlah, tuhan pasti mengganti jodohmu, jika kamu melakukan hal yang baik. Jika kamu melakukan hal-hal buruk, maka jodohmu kelak yang diberikan tuhan, maka tidak jauh berbeda dengan dirimu, karena jodoh adalah cerminan dirimu sendiri.