Hari gini kalau hidup datar-datar saja kata orang ga punya kemajuan. Hidup harus punya banyak rasa baru ada warna.

Seperti sebuah iklan yang berbunyi Karena hidup punya banyak rasa, Kopi punya banyak pilihan untuk kamu

Hidup itu ibarat lembaran buku, selalu punya halaman baru buat ditulisi dengan kisah baru

Hidup itu sebuah misteri, penuh teka teki, penuh tanda tanya dan yang pasti penuh dengan rasa yang selalu menghiasi hari-hari. Untukmu yang telah memberikan banyak rasa dalam hidupku, Terima Kasih.

Awalnya aku sendiri tidak tahu kenapa kau datang. Alasan apa yang membuatmu datang kedalam hidupku. Membuka hatiku dan membuat hidup ini penuh dengan rasa bahagia. Kau buat hidup berasa disurga yang dipenuhi dengan kebahagiaan tanpa ada rasa kecewa sedikit pun.

Advertisement

Sungguh, saat itu aku bagaikan satu-satunya orang yang paling bahagia karena bisa memiliki mu. Kau buat aku tersenyum, tersipu malu, dan tertawa lepas. Kau beri harapan dan juga janji manis yang membuatku seakan tak ingin pergi jauh darimu. Ini rasa yang sulit aku ungkapkan dengan kata-kata. Sungguh bahagia rasanya saat itu.

Kau juga mengajarkanku banyak hal. Mulai dari bagaimana menghargai orang-orang sekitar, menjaga kesehatan, mengubah kebiasaan yang menurutmu itu tidak baik untukku, sampai hal-hal kecil yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan olehku.

Namun kini, semua rasa bahagia itu menjadi duka. Kau pergi meninggalkanku tanpa sepatah kata yang hingga saat ini masih ingin kucari tau apa penyebabnya.

Kau buat hati ini hancur berantakan, rasanya bagaikan petir yang menyerang kulit di terik matahari yang sangat menyengat. Saat itu, yang kurasa hanyalah sebuah perasaan sedih. Senyum yang pernah kau ukir telah berubah menjadi air mata. Pedih rasanya kau perlakukan aku seperti itu.

Kau anggap aku seperti sebuah mainan. Saat kau suka, kau akan terus bermain dengan mainan tersebut. Namun ketika kau mulai bosan, kau pun membuang mainan tersebut dan kemudian menggantikannya dengan mainan baru.

Tak ingatkah kau dengan perjuangan awal yang kau lakukan hanya untuk membuka hati ini. Lantas kenapa kau bisa secepat itu berubah dan memilih yang lain.Ah sudahlah, mungkin aku yang terlalu bodoh karena terlalu percaya padamu.

Doaku untukmu sederhana saja. Semoga kau tidak lagi menyakiti wanita yang kini sedang bersamamu. Hargailah setiap orang yang berada disisimu.

Terimakasih sekali lagi atas segala rasa yang kau beri. Darimu aku belajar tentang sebuah keikhlasan.