Langkah kaki kita seakan beriringan, kita saling tau akan diri kita masing-masing. Dan aku selalu berpikir 'kita ini apa?' Apakah persahabatan terjalin diantara kita? Aku sadar kita hanya orang yang saling kenal, kita bukan sahabat, kita juga bukan musuh, tapi kita hanya terikat karena memori.

Kita hanya terikat kenangan.

Rasanya aku ingin teriak mengeluarkan rasa ini, aku selalu bingung mengahadapi mu, karena aku masih hidup di memori yang ada, sedangkan kamu sudah bergerak maju meninggalkan aku sendirian. Aku selalu ragu-ragu untuk menyapamu, karena kita hanya terikat masa lalu, apakah di masa kini kita bisa tetap terikat? Padahal kenyataannya memori yang kamu miliki tentang aku terbenam begitu saja, tanpa sisa. Aku teringat perkataanmu saat kita berbicara bersama, 'kamu jangan hidup di masa lalu, karena jika kamu masih menggenggamnya erat, kamu akan sakit karena itu'Dan aku merasakannya, merasakan aku terbawa arus masa lalu karena tidak bisa merelakan mu, merelakan hubungan kita. Jadi kita ini apa? Bisakah kita menjalin persahabatan? Menjalankan