Tahun 2017, perkembangan teknologi dan kemudahan mendapat informasi melalui media internet menjadikan kita tahu segala macam kejadian yang sedang viral di masyarakat. Mulai dari hal kecil hingga besar, dari yang tidak penting hingga penting, dari hal positif hingga negatif, dari A hingga Z, dan seterusnya. Fenomena ini menjadikan kita secara sadar maupun tidak sebagai komentator ulung, sayangnya ini membuat kita menjadi sangat hiperaktif. Ketika pendapatan kita berbeda dengan para komentator lain dalam sebuah postingan misalnya seperti Instagram, akan terjadi perdebatan yang sia-sia namun panjang dan merambat ke pihak lain, dan hupp!!

Ribuan komentar panjang menghiasi dinding akun seseorang tersebut. Coba tebak apa yang didapat? Musuh, yang bahkan bertatap wajah pun tidak pernah, kehilangan waktu, dosa, kepribadian tidak baik, intoleransi terhadap perbedaan dan tentunya hal-hal negatif lainnya Terlalu banyak waktu berharga kita terbuang, nilai kebaikan yang terbang, dan membuat hati tak senang. Karena kita terlalu ikut campur urusan orang lain, bukan karena faktor peduli dengan kehidupan mereka, tetapi selalu ingin mencaci dan memberi komentar yang menjatuhkan.

Namun semua adalah pilihan, silahkan pilih yang kamu mau. Karena semua perbuatan yang kamu lakukan akan kamu pertanggungjawabkan sendiri. Orang lain tak akan ikut membantu, so hati-hati saat kamu menentukan sebuah pilihan.