Bagi sebagian orang mungkin masalah itu sebagai beban, sehingga bagi mereka masalah begitu berat menekan hidupnya. Mereka menjadi letih, tidak semangat dan frustasi. Bagi saya masalah itu jembatan, sehingga saya selalu dapat meringankan langkah menghadapi dan melalui setiap masalah tanpa kehilangan arah dan tujuan hidup. Dengan demikian, saya selalu bersemangat dan bergairah dalam menjalani hidup.

Sesekali ketika masalah terlihat terlalu besar untuk saya hadapi, saya gunakan teleskop untuk melihatnya, sehingga masalah nampak kecil. Sesekali ketika saya merasa kekuatan dan kemampuan saya terlalu kecil untuk menghadapi masalah, saya gunakan microskop untuk melihatnya, sehingga kekuatan dan kemampuan saya nampak besar.

Apapun masalah yang saya hadapi, saya selalu percaya di balakang saya ada Pribadi yang tidak terbatas yang selalu menopang saya, di depan saya ada begitu banyak peluang menanti, di kanan kiri saya ada tangan-tangan yang penuh kemurahan yang selalu menolong saya, di bawah saya ada pengalaman yang membawa hikmah, dan yang terpenting diatas saya, bahkan diatas segalanya ada Tuhan yang memiliki kuasa atas kehidupan ini.

Ketika satu demi satu masalah dapat terlalui, maka saya dapat mengatakan, "terpujilah Tuhan atas kemurahan-Nya, bukan karena kuat dan gagahnya saya, bukan juga karena hebat dan perkasanya saya, tetapi semata-mata karena kemurahan Tuhan dalam setiap usaha yang saya dapat lakukan tanpa henti".