Tanpa sengaja kita bertemu dan saling mengenal, seiring berjalannya waktu kita pun menjadi semakin dekat dan memiliki rasa yang sama. Mencoba saling bicara dan mengungkapkan apa yang sedang kita rasakan, walaupun kita sadar bahwa kita berbeda.

Bukankah Tuhan menciptakan manusia untuk saling berpasangan dan mencintai? Namun kita juga tak menginginkan untuk dilahirkan berbeda.

"Kamu dan aku tidak akan bisa menjadi kita."

Kalimat yang sering terucap dari bibirku, namun tak bisa dipungkiri bahwa didalam hati sebenarnya aku ingin tetap bersamanya.

Munafikkah bila aku berkata,

Advertisement

"Mungkin lebih baik kita berteman saja."

Tetapi hati ini terasa amat sakit ketika mengucapkannya. Menjalani hubungan ditengah perbedaan terasa sangat sulit tetapi kita tetap mencoba untuk melaluinya yang entah sampai kapan akan berakhir dan menemui titik terang biarlah waktu yang menjawabnya.

Tak akan pernah terbayangkan jika pada akhirnya kita ditakdirkan untuk berpisah, karena pada kenyataannya kita memang berbeda dan tak mungkin bisa bersama, terasa amat bodoh memang kita menjalani suatu hubungan yang sudah jelas tidak akan bisa menyatu. Namun dia selalu meyakinkan aku bahwa Tuhan punya rencana yang indah. Tapi, dosakah aku mencintainya?

"Aku mencintaimu tanpa alasan"