Dia orang terbodoh yang pernah kutemui. Dengan keegoisannya dia mendapatkan apa yang dia inginkan, tanpa memikirkan apa yang dirasakan oleh orang lain. Sifat seperti anak kecilnya yang kadang membuat orang lain gemas untuk memukulnya, namun dia bisa berubah menjadi orang yang lebih tua dibandingkan umurnya yang sekarang, dan itu yang membuat orang lain mampu berpikir dua kali untuk memukul kepalanya. Dia hanya mengerti apa yang dilihat oleh otak kiri dan kanannya, selalu berfikir dari sudut sempit yang belum terpikirkan oleh orang lain. Kadang emosi dari orang di sekitarnya adalah sebuah hiburan untuknya. Orang yang selalu memberikan nasihat untuk orang lain, dan selalu memaksakan untuk diterima dan dijalankan oleh orang lain. Namun berbanding terbalik ketika orang lain memberikan nasihat kepadanya, semua ucapan hanya menjadi angin yang terlewat, tak pernah ada yang singgah di dalam pikiran dia. Kadang dia juga tidak mengerti bahasa dan apa yang diinginkan orang lain terhadapnya, memang dia sedikit bingung antara apa yang menyinggung tentang dirinya, tanpa pernah mengatakan langsung kepadanya. Mungkin sifat dasar dia yang tak peduli dengan tanggapan orang lain (cuek) yang membuatnya seperti orang bodoh dan dianggap tidak peka. Orang yang selalu menganggap paling mengerti apa yang dirasakan orang di sekitarnya, namun dia sendiri tidak pernah tahu apa yang tubuhnya rasakan. Manusia bodoh itu adalah AKU, orang yang masih selalu terdiam ketika apa yang diinginkan orang lain tak mampu ia baca.