Pada malam hari ketika kehidupan kampus mulai sepi dari aktivitas perkuliahan, ada sekelompok makhluk kalong malah akan baru memulai aktivitasnya, iya mereka adalah mahasiswa-mahasiswa pencari sinyal hostpot. Aktivitas hotspotan memang menjadi rutinitas bagi beberapa mahasiswa yang hidup pas-pasan dan tidak sempat membeli modem atau paket internet, mereka lebih senang menggunakan fasilitas yang disedikakan kampus, karena gratis dan pastinya menghemat uang jajan. Biasanya ketika mereka hotspotan selalu membawa amunisi berupa laptop, charger, cemilan, dan obat nyamuk untuk mengusir ganasnya gigitan nyamuk malam hari.

Salah satu spot yang dicari para makhluk kalong ini adalah gazebo-gazebo kampus yang terang, ada colokan dan pastinya ada jaringan internet yang tersedia. Colokan menjadi sangat penting karena sebagai "nyawa" laptop. Tanpa colokan maka waktu hotspotan akan terbatas tergantung dari kapasitas baterai laptop. Mereka terlihat sangat serius ketika menatap layar laptop, tak mau diganggu sama sekali. Dipanggilpun kadang tak menoleh, mungkin ketika panggilan dari "makhluk" lain akan berbeda cerita. Namanya juga manusia kalong pencari hotspot tak memperdulikan namanya hal yang bersifat mistis, lebih menjengkelkan ketika mendownload dengan koneksi yang sangat lemot daripada bertemu setan.

Malam adalah teman bagi mereka, suara-suara hewan malam sudah menjadi pendamping yang setia. Tak ada rasa takut apalagi cemas, biasa hidup dalam kesendirian membuatnya lebih berani. Manusia kalong pencari hotspot biasanya terlambat masuk kuliah jam pagi karena begadang semalam suntuk dan bagunya pasti kesiangan. Kadang mandi hanya sebagai aktivitas sekunder, kalau mereka ingat saja. Namun jangan remehkan mereka, mereka adalah teman yang baik karena mereka ikhlas ketika kita ingin mengcopy film, musik ataupun video tanpa harus berjam-jam melek di depan laptop.