Senja adalah nikmat di kala sore menjelang malam. Menenangkan dan bermakna. Senja bukan hanya fenomena yang berlangsung begitu saja tanpa ada makna yang ia berikan. Berikut makna senja yang sebenarnya.

Senja merupakan bentuk keromantisan Sang Pencipta. Ya, Sang Pencipta menghadirkan senja dengan segala keteduhannya. Bias-bias cahaya yang lambat laun akan menghilang mengisyaratkan seorang kekasih yang akan pergi menjadi malam dan menghadirkan keistimewaan malam dengan bintang bulannya untuk sang kekasih karena senja merupakan keadaan yang harus terlewatkan dengan tidak begitu lama demi malam.

SENJA MENGINGATKAN KITA KEPADA HAKEKAT DIRI KITA. Kita di balik senja hanya bayangan hitam yang terlihat dari kejauhan. Melihat diri berbingkai senja membuat kita mengetahui jati diri kita yang sebenarnya sama, kesamaan itu berlukiskan bayangan senja yang menyerupai potret asli diri kita yang hitam polos dan hampir sama semua.

Untuk itulah kita tidak boleh menyombongkan diri satu dengan yang lain karena hakekat diri kita yaitu sama hanya sebatas potret hitam polos.

SENJA TAK PERNAH INGKAR JANJI. Ingkar janji adalah pekerjaan manusia yang terkadang ia lakukan dengan segala alasan yang mendominasinya. Tak jarang ingkar janji merupakan salah satu hal yang dapat merusak suatu hubungan.

Advertisement

Tapi lain dengan senja, ia akan selalu menghadirkan senja setiap kali malam akan menyapa. Senja pasti tepat waktu dan akan datang walaupun terkadang ia tak indah seperti senja sebelumnya. Namun ia selalu menepati janjinya itu kepada para penikmat senja.

SENJA MELAMBANGKAN DUA KEPRIBADIAN YANG MENYATU. Siang dan malam, dua kepribadian yang sulit untuk menyatu dan hal ini terdapat dalam diri manusia. Siang diibaratkan sisi positif karena memancarkan penerang dan malam sebagai sisi negatifnya karena bereadaan gelap. Bahkan ada beberapa manusia yang lebih dominan sisi malamnya.

Lain manusia lain senja, senja mampu mencampur antara siang dan malam dan menghadirkan keindahan. Senja mampu menjadi penengah antara banyaknya waktu siang dan malam sehingga ia dapat begitu menawan bagi para pemburunya. Selayaknya manusia, agar dapat menjadikan dua hal tersebut motivasi dalam hidupnya.

Itulah pesan dari sang senja, senja tak pernah memaksa tak juga menghakimi bagi siapa saja yang menyukainya namun ia menghadirkan keindahan dan pesan di balik kemunculannya.

Ketahuilah setiap manusia memiliki senja didalam dirinya yang tak ia sadari.