Seseorang pasti menginginkan masa depan yang baik. Dalam mewujudkan mimpi-mimpi itu, terkadang kita tidak yakin apakah bisa atau tidak untuk melalui proses mewujudkan mimpi tersebut. Sebagian besar akan berkata “tidak”, “saya tidak bisa”, atau “tidak mungkin” untuk mulai mencapai mimpi – mimpi besarnya. Hal ini akan terus-menerus tertanam dalam kepala kita, hingga akhirnya otak kita akan membuat stigma bahwa kita tidak bisa mewujudkan mimpi-mimpi kita yang seharusnya kita mungkin bisa melakukannya.

Hampir semua kalangan mengalami hal semacam ini. Dulu saat akhir SMA, teman saya termasuk saya bermimpi masuk PTN terbaik di Indonesia. Tetapi, saat menjelang menentukan pilihan PTN beserta jurusannya sebagian teman saya justru tidak berani “memasang” jurusan dan universitas yang memang impian mereka. Dalih mereka misalnya adalah “Gue bodoh, gue gak pinter, gue gak mungkin bisa masuk UI atau PTN top di Indonesia.” Perkataan itu akan terus menerus berada di dalam pikiran mereka hingga akhirnya menjadi sebuah stigma dan mereka tidak memilih jurusan dan PTN impian mereka. Hal inilah yang disebut mental blocking.

Saya sudah mengetahui mental blocking dari sebuah video yang ada di bimbel online. Sang tutor waktu itu memberi contoh pada saat belajar untuk SBMPTN, mungkin sebagian besar murid SMA akan menganggap “Fisika itu susah, gue gak akan bisa Fisika” terus menerus hingga akhirnya mempunyai mindset tidak bisa mengerjakan soal-soal Fisika dan itu benar-benar terjadi.

Mengapa hal ini bisa terjadi?

Terkadang kita membuat pikiran-pikiran negatif yang seharusnya tidak ada. Pikiran-pikiran itu terus-menerus menghantui kita dan akhirnya menjadi dinding penghambat di otak kita. Dinding inilah yang menunda kita untuk maju dan berani keluar zona nyaman demi sebuah masa depan yang baik. Sebaliknya, jika kita membuat mindset positif, “Gue pasti bisa masuk UI” misalnya, akan membuat stigma positif dalam otak kita. Dulu, saat saya mempunyai impian berkuliah di UI dan mengambil peminatan soshum (saya dulunya jurusan IPA di SMA), saya percaya kepada diri saya sendiri bahwa saya pasti bisa belajar materi IPS dari awal untuk SBMPTN. Hal ini bekerja efektif dalam diri saya, hingga akhirnya saya sekarang merupakan bagian dari mahasiswa UI. Mindset positif ini, jika diiringi dengan kerja keras dan komitmen¸ akan efektif dalam meraih mimpi besar kita.

Advertisement

Setiap orang mempunyai potensi dan mimpi masing-masing yang sebenarnya bisa dikembangkan jauh lebih dalam. BIsa saja dengan potensi tersebut bisa membuatnya menjadi “orang besar”. Tetapi, semuanya bergantung kepada mindset diri sendiri, yakin apa tidakkah kita untuk mulai mencapai hal tersebut. Jika kita berpikir positif, hasilnya akan positif pula, begitu juga sebaliknya.