3 tahun bukan waktu yang singkat. Kita pernah melewati berbagai hal, sehingga muncul sebuah rasa. Rasa yang belum begitu aku bisa mengenalnya. Ya rasa sayang. rasa yang belum pernah aku dapatkan selain dari keluargaku.

Mungkin engkau juga merasakannya tapi tak mungkin juga engkau dahulu yang mengungkapkannya. Di saat engkau mencoba mengetahui rasa apa yang aku rasakan terhadapmu, dengan cara yang sukses membuatku patah hati dan berusaha menjauh namun tak pernah berhasil.

Dan bodohnya diriku membalas dengan hal yang sama. Dan sakitnya itu berhasil pula. Mungkin benar perkataanmu aku pergi ketika aku sedang jenuh, dan apa daya ketika engkau berusaha pergi dari kehidupanku diri ini semakin tak kuasa.

Maafkanlah diri ini Tuhan niat buruk di dalam doaku, mungkin diri ini egois, diri ini hanya ingin merasakan apa yang pernah kurasakan dahulu. Seiring berjalannya waktu diri ini telah mengerti apa yang sebenarnya ku impikan, karena engkaupun bercerita tentang apa yang terjadi dahulu.

Bodoh mungkin jika kita mengingat yang kita lakukan dahulu,kita punya rasa yang sama, ya rasa sayang namun kita belum tahu cara untuk mengungkapkannya satu sama lain. Dan sekarang kita tertawa bersama, menceritakan apa yang kita lewati masing-masing sebelum kita bertemu seperti ini.

Advertisement

Kita hanya bisa berdoa dan berusaha yang terbaik untuk kita.

Diri ini akan berjuang untuk menghalalkanmu