Sudah melakukan yang terbaik tapi belum ada hasil?

Sudah mengupayakan tapi tidak ada timbal balik yang baik?

Apa saya harus berhenti dalam upaya ini?

Banyak sekali pertanyaan ataupun pernyataan yang timbul karena segala sesuatu yang diupayakan menemukan jalan buntu atau tidak ada ujungnya. Hal ini wajar kok, lebih baik kita stress dalam hal yang kita upayakan daripada stress tidak mengupayakan apa-apa.
Manusia tidak akan pernah lepas dari masalah, karena sejatinya hidup ini penuh dengan masalah, tergantung bagaimana kita menyikapinya dan menyelesaikan masalah itu sendiri. Tapi jangan sampe lupa setiap permasalahan yang diselesaikan setidaknya akan membuat kita tumbuh dan naik satu tangga naik ke atas, bahkan bisa naik sampe tiga atau empat langkah. Andai hidup ini mudah akankah hidup semenarik ini?

Dengan segala kejutan dari Tuhan yang terduga, yang awalnya baik-baik saja atau sangat baik tiba-tiba bisa menjadi keadaan yang paling buruk dalam hidup. Ya inilah hidup dengan segala keindahan dan kejutan yang tak terduga dari Tuhan.

Advertisement

Tidak ada masalah yang tidak berujung, seperti selalu ada kebaikan di setiap upaya yang baik

Tidak ada yang bisa menjamin hidup kita nanti kedepannya bagaimana, tapi selalu ada mimpi yang bisa diupayakan bukan? Seperti bermimpi punya pasangan hidup yang solehah dengan jilbab dan kacamatanya, berbincang tentang masa depan di tengah hujan yang nongol tanpa permisi. Atau memimpikan punya pasangan hidup laki-laki sederhana yang belum menjadi apa-apa tapi dia tahu mau kemana, dengan sejuta mimpinya yang tak ingin diwujudkan sendiri tapi dengan orang yang spesial di sampingnya. Bahkan mereka sendiri tak pernah tahu bagaimana Tuhan mengaturnya? Mewujudkan semua impiannya atau menghentikannya? Sebagai manusia berprasangka baik kepada Tuhan adalah sebuah keharusan, terlepas apa yang akan terjadi nanti.

Yaa kita mengupayakan dia yang memang layak diupayakan, tapi jangan mengupayakan orang yang menaruh kita di urutan terakhir dalam hidupnya.

Terkadang ketika kita sudah mengupayakan yang terbaik selalu ada hal-hal yang tidak diinginkan muncul secara tiba-tiba. Tapi tidak masalah itulah bagian dari hidup. Dan memang harus melakukan yang terbaik.
Boleh percaya atau tidak ya, ketika anda mendapat pengabaian dari seseorang yang diupayakan dan tetap melakukan upaya-upaya yang terbaik dalam hidup kita. Akan selalu ada orang yang melihat anda sebagai sosok yang luar biasa. Biasanya yang melihat anda sebagai sosok yang luar biasa bukanlah orang yang di dekat anda melainkan orang lain.

Makannya ketika kita memiliki pasangan yang memuliakan kita, kita harus merawatnya karena apabila tidak diperlakukan dengan baik mereka akan sangat sakit sekali karena tidak diperlakukan dengan baik, sehingga Tuhan bisa mengambilnya untuk dihadiahkan kepada mereka yang lebih baik.

Dan tidak perlu khawatir ketika belum menemukan jalan atas upaya terbaik kita, karena Tuhan akan memberikan kebahagian besar atas upaya baik yang telah kita lakukan.

Kesalahan adalah kemungkinan logis yang timbul karena kita mengupayakan yang benar

Mana mungkin sih Tuhan tega membiarkan kita melakukan terbaik tanpa ada hasil yang terbaik. Seperti ketika kita sudah bekerja dan berusaha keras untuk memenangkan sebuah lomba tari atau lomba musik antar unversitas dan ternyata gagal pasti akan sangat sedih sekali, tapi bukan sedihnya yang penting tapi bangkitnya kembali yang penting. Percaya atau tidak setelah itu akan ada hasil yang luar biasa yang akan kita dapat.

Atau ketika kita sudah mengorbankan segalanya untuk pekerjaan kita, mimpi kita menjadi pembalap atau mendapatkan beasiswa belum tercapai, akankah kita berhenti? tentu tidak bukan. Pada akhirnya mereka berhasil mendapatkan karena melakukan upaya terbaik dan gigih. Melakukan yang tidak dilakukan orang biasa lainnya. Tentu saja perjalanan untuk menuju itu akan ada rasa sakit, rasa kecewa, berhenti, marah, dan lain sebagainya.

Tidak ada cita-cita yang terlalu tinggi, yang ada adalah upaya yang belum selesai bagi cita-citanya

Semoga kelak kita bisa meraih hasil dari upaya baik yang telah kita lakukan selama ini. Amin.