Jangan tanya orang baik itu orang yang seperti apa. Tanya pada dirimu, seperti apa kriteria “Baik” menurutmu. Bisakah kamu menjadi orang yang baik menurut pendapatmu sendiri?

Tak perlu orang lain berkata bahwa kamu adalah orang baik. Lakukan saja apa yang menurutmu baik karena masing-masing orang punya pandangan yang berbeda tentang suatu hal, apalagi yang menyangkut dirinya sendiri.

Salah satu hal yang mungkin membuatmu merasa tidak baik adalah adanya kehadiran orang yang kamu benci. Kebanyakan manusia itu pasti punya rasa benci terhadap seseorang. Bersikap baik dan tulus pada orang yang kamu benci adalah sebuah tantangan yang nyata. Kamu akan melawan kebencian yang tersimpan dalam dirimu. Tapi itulah jalan agar kamu bisa merasakan indahnya hidup tanpa membenci orang lain. Benci pada seseorang, hanya menambah sampah pikiran dalam hidupmu. Bersihkan sampah tersebut lalu tumpuklah dengan memori baru yang bisa diisi dengan hal baru yang lebih baik. Kalau sampah itu belum bisa dibersihkan, download saja aplikasi pembersihan yang tersedia di playstore.

Android perlu aplikasi untuk membersihkan sampah, tapi kamu bukan android. Karena kamu bukan android, berarti kamu bisa memaafkan tanpa menggunakan aplikasi apapun, hehe.

Hal lain yang mungkin membuatmu merasa tidak baik adalah adanya kebencian pada hidupmu sendiri. Ketika hanya susah yang bisa dirasa, kamu pun mulai bertanya “sampai kapan kesusahan ini berakhir?”

Advertisement

Hidup kita memang sering terasa susah. Tapi lebih susah lagi jika kita ada kekurangan fisik yang menghambat pergerakan, lebih susah lagi jika kita mempunyai sebuah penyakit yang mengerikan. Dan lebih susah lagi jika kita tidak hidup.

Susah? Ah, sudah biasa. Saking biasanya sampai-sampai kita sering salah membedakan mana kesusahan dan mana kebahagiaan yang melanda hidup kita. Bahkan dompet kering pun bisa jadi bahan tertawaan kita yang sudah terbiasa merasakan susah. Ya, kesusahan ini adalah bagian dari hidup kita, yang punya hak untuk dinikmati selagi kita masih hidup.

Mulai sekarang, mari kita sama-sama belajar untuk menjadi orang yang baik menurut kriteria sendiri. Tak perlu berekspektasi terlalu tinggi, sesuaikan saja dengan kemampuan dirimu sendiri. Jika menurutmu orang yang baik itu adalah orang yang jujur, maka jadilah jujur. Jika menurutmu orang yang baik adalah dengan menolong orang lain, maka tolonglah orang lain yang membutuhkan bantuanmu. Dan kebaikan lain yang menurutmu baik, lakukanlah.

Kita ingin menjadi baik, lalu bagaimana jika kita belum bisa menjadi baik seperti menurut kita sendiri? Ketika kita ingin memberi, tapi kita belum mampu memberi. Ketika kita ingin menolong, tapi kita sendiri perlu ditolong. Ketika kita ingin membahagiakan orang lain tapi kita sendiri belum bahagia, lalu bagaimana? Karena hidup adalah belajar, kita telah melakukan hal yang terbaik.

Tidak ada alasan untuk tidak berbuat baik. Ketika kamu berbuat baik kepada seseorang, jangan berpikir bagaimana orang tersebut akan membalasmu. Karena Tuhan yang akan membalas kebaikanmu tanpa kamu memintanya. Perbuatan baik, yang kecil saja dibalas sama Tuhan apalagi yang gede, yang berguna bagi hidup orang lain walaupun tanpa kita sadari. Begitu juga dengan perbuatan buruk, sekecil apapun keburukan yang kita lakukan, pasti Tuhan akan membalas keburukan kita itu. Maka dari itu, jadilah baik mulai dari sekarang.