Merdekakan Hidupmu Dengan Tak Dengarkan Apa Kata Mereka Yang Tak Tahu Apapun Tentangmu. Sebagai makhluk sosial kamu pasti mengalami banyak sekali interaksi dengan manusia lainnya. Dan semua manusia yang kamu temui itu belum tentu memiliki sikap baik, pasti ada beberapa dari mereka yang memiliki sikap tak baik, misalnya saja suka membicarakan orang lain. Jika kamu bertemu macam orang yang suka membicarakanmu, menjadikan kamu topic gosip mereka, abaikanlah. Anggap itu hanya angin lalu, angin lalu yang tak perlu kamu anggap sama sekali. Karena memang biasanya apa yang mereka bicarakan itu tak benar, apa yang mereka katakan tak sesuai dengan dirimu, bukan? Maka anggaplah angin lalu, tak usah kau hiraukan, apalagi pikirkan. Mereka memang mungkin mengenalmu, namum mereka hanya sebatas mengenal kamu tak lebih, yah! Mereka hanya tahu siapa dirimu, dimana alamat rumahmu, dan tak lebih. Mungkin bisa di katakan mereka hanya mengenalmu sekilas, namun mereka mencoba sok tahu tentang dirimu. Apa yang mereka bicarakan, atau katakan tentangmu adalah hasil dari perkataan orang lain yang mereka dengar tentangmu, bukan dari pengamatan mereka sendiri. Mereka tak mencoba mengenalmu, mereka tak mencoba lebih dekat dengan kamu, mereka juga tak berusaha memahami dirimu. Lalu, untuk apa kamu hiraukan perkataan mereka yang tak mengenal dalam dirimu itu?. Tak ada gunanya sama sekali, tak ada manfaatnya untukmu, banyak hal lain yang perlu kamu pikirkan, perkataan mereka adalah hal kecil yang tak perlu kamu pikirkan. Dengan mendengar apa yang mereka katakan kamu akan merasa dirimu rendah, apalagi bila mereka selalu menjelekan kamu. Sadar atau tidak mendengar apa yang mereka katakan tentangmu bisa membunuh potensi yang ada dalam dirimu, bagaimana tidak? Saat kau hiraukan apa kata mereka maka kau akan terus memikirkan apa yang mereka katakan, hingga kau lupa untuk lakukan hal lain. Mereka hanya bisa bicara tanpa bukti, mereka hanya bicara tanpa adanya fakta, maka anggaplah bagai omong kosong tiada guna yang tak perlu kau hiraukan. Biarkan mereka menilaimu sesuka mereka, penilaian contekan yang mereka dapat dari satu yang lainnya. Penilaian contekan? Tentu saja, karena mereka hanya menilaimu dari penilaian orang lain, mereka menilaimu dari apa yang mereka dengar dari yang lainnya, tanpa mau mencoba menilaimu dari pemahaman, atau pengamatan mereka sendiri. Mereka yang kerap membicarakan hal buruk tentangmu hanyalah seengok manusia yang kurang kerjaan, seonggok manusia yang tak perlu kau hiraukan. Jika mereka mengatakan kamu tak mampu mengerjakan suatu hal, maka buktikan pada mereka bahwa kamu bisa, jangan kamu hiraukan kata mereka yang katakan jika kamu tak bisa. Buatlah mereka sadar jika apa yang mereka katakan tentangmu itu salah, salah besar. Buatlah mereka tercengang atas karyamu yang luar biasa, tunjukan dirimu dengan caramu, perlihatkan siapa dirimu pada mereka tanpa mereka pinta. Perkataan mereka hanya angin lalu tak berguna, angin yang tak perlu kau hiraukan. Jangan dengarkan mereka, kau tak akan rasakan apapun bila mendengarkan mereka nanti, perkataan mereka hanya menghambatmu untuk mengenal dunia. Kau hanya dapat dengar apa kata mereka, tanpa rasakan hasil apapun nanti bila kau pikirkan perkataan tak jelas itu. Ini hidupmu, hanya kamu yang paling tahu tentang dirimu bukan mereka. Nikmati hidupmu tanpa mendengar perkataan mereka, dunia akan lebih Indah bila kamu menikmati dengan caramu sendiri. Masuk kuping kanan, keluar kuping kiri itulah yang harus kamu lakukan bila mendengar perkataan mereka yang kerap kali membicarakan hal buruk tentangmu. Kawanku… Ini hidupmu bukan? Kamu hidup untuk dirimu sendiri, pahamilah hidupmu dengan caramu bukan dengan cara mereka. Dengarkan kata hatimu, bukan perkataan tak jelas tanpa sumber yang mereka bicarakan. Kawanku… Ini adalah saat dimana kamu harus mulai memikirkan hidupmu, bukan kata mereka. Ini hidupmu, bukan hidup mereka, kamu yang akan menanggung akibatnya nanti bukan mereka. Kawanku… Mulailah merdekakan dirimu, dengan mendengar kata hati, bukan kata mereka. Kawanku… Sebaik-baiknya pilihanmu adalah pilihan yang kamu dengarkan dari hati kecilmu, hati kecilmu yang akan menuntun kamu untuk lebih baik lagi. Bukan mereka yang kerap membicarakan hal buruk tentang dirimu. Kawanku… Sesungguhnya mereka hanya seengok manusia yang ingin menghambatmu, mereka tak ingin melihat keberhasilanmu. Maka mulailah kamu mendengar kata hatimu, kata hati akan menuntunmu pada potensi besar yang ada dalam dirimu.