Sepakatilah. Patah hati bukan sesuatu yang bisa kita prediksi. Kedatangannya, bisa lebih cepat atau lebih lambat dari perkiraan diri.

Patah hati bukan lagi menjadi tamu asing bagi mereka yang biasa berteman dengan sepi. Bagi orang-orang yang mengerti, patah hati adalah teman sejati yang membantu memperbaiki diri. Datang secara tiba-tiba, lalu membuat dirimu menjadi tidak biasa.

Seperti keheningan yang terus menghantui, misalnya. Atau beberapa bayangan yang muncul ketika tidak sengaja mengunjungi tempat lama yang pernah membuat bahagia. Ya, patah hati memang akan memutar kembali semua ingatan itu. Membiarkan dirimu terpuruk lebih dalam.

Mata yang sulit tertidur ketika malam, dada yang terasa sesak kemanapun mata memandang, bahkan, segaris senyum yang sirna karena mulut tidak mampu lagi berkata.

Patah hati memang merusakmu dari dalam. Tetapi, buka matamu sejenak dan bersyukurlah.

Advertisement

Karena sesungguhnya, patah hati merupakan hasil dari ketidakpastian dan harapan tinggi yang bertabrakan.

Karena sesungguhnya, patah hati adalah usaha waktu yang mencoba menyadarkan.

Karena sesungguhnya, patah hati adalah salah satu cara untuk mendewasakan.

Karena sebenarnya, patah hati adalah penanda bahwa kamu memiliki perasaan.

Maka, biarkan patah hati menghampirimu. Biarkan ia menelusup ke dalam semua ruang rindumu. Puaskan dirimu menangis. Biarkan dirimu bersedih.

Dengan catatan, kamu harus bangkit setelah air matamu mulai mengering.

Bagi kalian yang sedang patah hati, pergilah dengan membawa patah hatimu. Jangan pernah kamu tinggalkan, karena bisa jadi kamu akan kehilangan pelajaran. Bawa patah hatimu menuju puncak tertinggi, lalu berteriaklah hingga kamu bisa memeluk erat rasa sakitmu.

Bawa patah hatimu berkeliling kota bersamamu. Tunjukkan pemandangan bahwa dunia masih memiliki banyak orang yang bahagia. Bawa juga patah hatimu ke dalam racikan kata yang kamu buat. Biarkanlah patah hatimu menjadi abadi, melalui goresan pena dan kumpulan kata yang bisa kamu simpan rapat-rapat.

Biarkan juga patah hatimu mengalun dalam lagumu, biarkan ia memenuhi setiap sudut karya yang kuat. Biarkan ia menjadi hidup, menjadi nafas yang bisa dinikmati oleh mereka yang sama sepertimu.

Berikanlah sedikit humor pada patah hatimu. Tontonlah beberapa film komedi yang memang bisa mengocok perutmu. Pergilah bersama teman-temanmu yang ceria, sadarlah bahwa ada senyum yang masih bisa kamu lihat dalam semua rasa sedihmu.

Jangan biarkan patah hatimu mengambil alih amarahmu. Jangan biarkan patah hatimu menyusun rencana balas dendam.

Biarkan patah hatimu menjadi sahabat. Biarkan ia merangkulmu erat. Karena bagi seseorang yang humoris sekalipun, patah hati tetap akan memberikan pengaruh yang dahsyat.

Lalu, apa yang harus kita lakukan untuk menentang kedatangan patah hati?

Tidak ada.

Kita hanya perlu menerima. Membiarkan semuanya patah sesuai porsinya. Merelakan bahwa memang sudah saatnya hati perlu disakiti. Memaklumi bahwa kebahagiaan tidak sepenuhnya bisa dimiliki oleh hati.

Kerena sesungguhnya, cinta adalah merelakan.

Nikmatilah. Nikmati masa di mana kamu akan menjadi seseorang yang baru. Seseorang yang lebih tangguh dan tetap berani untuk kecewa.

Buatlah patah hatimu tersenyum padamu.

– Dionisius Dexon, laki-laki yang sedang mencoba bersahabat dengan patah hati.