Para sahabat hipwee, pertama kalinya saya bergabung pertama kalinya ini posting saya luncurkan. Mohon maaf kepada semua pembaca jika terdapat kata-kata saya yang kurang berkenan untuk di baca. Perkembangan zaman sudah begitu sangat maju saat ini begitupun dengan teknologi. Sudah berbagai macam teknologi kita lihat dan kita gunakan, begitu asyik ya saat ini dengan teknologi membuat kita terasa lebih dekat. Seperti lagi nulis skripsi saja. 😀

Sahabat hipwee yang budiman, kenapa judul yang saya pilih adalah "Pengaruh Budaya Upload Foto".Saya sangat tertarik sekali dengan keadaan saat ini dimana budaya kita sudah sangat terpengaruhi oleh teknologi tertuama smartphone. Ponsel cerdas (bahasa Inggris: smartphone) adalah telepon genggam yang mempunyai kemampuan dengan pengunaan dan fungsi yang menyerupai komputer. Belum ada standar pabrik yang menentukan arti ponsel cerdas. Bagi beberapa orang, ponsel cerdas merupakan telepon yang bekerja menggunakan seluruh perangkat lunak sistem operasi yang menyediakan hubungan standar dan mendasar bagi pengembang aplikasi. Bagi yang lainnya, ponsel cerdas hanyalah merupakan sebuah telepon yang menyajikan fitur canggih seperti surel (surat elektronik), internet dan kemampuan membaca buku elektronik (e-book) atau terdapat papan ketik (baik sebagaimana jadi maupun dihubung keluar) dan penyambung VGA. Dengan kata lain, ponsel cerdas merupakan komputer kecil yang mempunyai kemampuan sebuah telepon. (Sumber : https://id.wikipedia.org). Baiklah kenapa hal tersebut bisa terjadi? Ada yang bisa menjawabnya?

Pasti para sahabat sudah bisa menjawabnya, dengan smartphone membuat kita semakin mudah terhubung dengan internet dan menyampaikan berbagai macam informasi tertuama foto. Sebagian orang sangat suka sekali menyebarkan foto-foto pribadi ke internet seperti Media Sosial (Medsos).

MEDIA SOSIAL (Social Media) adalah saluran atau sarana pergaulan sosial secara online di dunia maya (internet). Para pengguna (user) media sosial berkomunikasi, berinteraksi, saling kirim pesan, dan saling berbagi (sharing), dan membangun jaringan (networking). (Sumber : http://www.romelteamedia.com/). Seperti yang di paparkan oleh romelteammedia.com dengan media sosial kita bisa saling berinteraksi dengan pengguna medsos lainnya.

Dari kutipan yang telah saya buat dapat kita simpulkan bahwa kita mampu/bisa berkenalan dengan orang-orang yang tak dikenal di Medsos sehingga bisa membahayakan diri kita sendiri. Maksud berbaya dalam hal ini adalah memberitahukan informasi pribadi kepada orang yang tak dikenal, karena kita belum tahu banyak orang yang sedang di uji kebahagiaanya di luar sana dan juga setiap manusia pasti ada rasa cemburu, iri hati. Karena kita tidak tahu niat seseorang terhadap kita, oke jika niat baik, jika niat buruk bagaimana menurut sahabat. Oleh karena itu kita harus lebih hati-hati lagi dan waspada. Seperti yang di terangkan oleh bang napi :

Advertisement

“Kejahatan bisa terjadi bukan saja karena ada niat si pelaku, tapi kejahatan juga bisa terjadi karena ada kesempatan. Waspadalah,, waspadalah,, waspadalah!!!"

Setelah di telusuri beberapa medsos contoh seperti facebook, twitter, dan lain sebagainya rata-rata pengguna pasti meng-upload foto-foto pribadi ke medsos. Saya sarankan jangan terlalu update untuk memberikan informasi seperti foto karena mampu membuat orang yang tidak suka/iri/dengki/dll membuat semakin mudah mendapatkan informasi dan bisa berbuat hal-hal yang tidak di inginkan.

Kita lihat saja beberapa foto artis di edit seolah-seolah seperti bugil padahal hal tersebut belum tentu benar, tetapi sudah membuat kita malu di masyarakat. Kita tidak maukan foto kita di edit seperti itu sehingga membuat kita malu terutama kepada wanita yang baik, tidak inginkan nanti kita terlihat buruk di mata orang padahal itu bukan foto kita yang sebenarnya.

Sepertinya sangat panjang sekali jika di jelaskan lagi, sebaiknya kita lebih baik merenungkan, pahamin, dan juga harus berhati-hati lagi. Agar kita selalu terjaga dari hal-hal yang tidak di inginkan. Para sabat hipwee yang budiman semoga dengan artikel ini kita dapat memberitahukan kepada keluarga, sahabat, dan untuk diri sendiri. Agar kita lebih waspada lagi terhadap ancaman kejahatan yang bisa saja terjadi dimana-mana. Mulai saat ini kita tinggalkan budaya upload foto, cukup saja kita upload kepada suami, istri, dan keluarga terdekat jangan di upload kepada orang lain. Jika kita merasa kangen kepada keluarga, cukup kirimkan kepada keluarga kita yang merasa kangen.

Sebenarnya cukup bijak saja menggunakan smartphone, bagi yang sudah menikah pasti suami/istri pasti merasa cemburu jika melihat-lihat foto yang bukan suami/istrinya. Coba kita jaga hubungan tanpa meng-upload foto, jika istri ingin di puji cukup di upload/kirim ke hp suaminya, jika sebaliknya suami kirim ke hp istrinya. Alangkah bahagianya jika kita selalu menjaga diri. Jaga keluarga anda…sayangi keluarga anda…. Bahwa kasih sayang itu bukan didapatkan karena foto, tetapi karena kita selalu saling berkomunikasi dengan baik dan menjaga diri.