Banyaknya alternatif profesi dalam dunia kerja saat ini menjadi tantangan bagi anak muda pencari kerja untuk memilih profesi yang sesuai dan ideal bagi dirinya. Tolak ukur profesi ideal saat ini sebenarnya cukup kompleks. Namun, sebagian besar masyarakat lebih mementingkan faktor kestabilan serta faktor aman mengingat mencari pekerjaan kini memang tak lagi mudah. Dari situ, maka pegawai negeri masih menjadi idola dalam pemilihan alternatif profesi pekerjaan baik itu PNS (Pegawai Negeri Sipil), TNI, atau Polri.

Penting untuk memahami dulu tugas yang nantinya diemban sebelum memutuskan menjadi pegawai negeri. Pegawai negeri baik PNS, TNI, atau Polri pada hakekatnya adalah pelayan masyarakat dan negara. Bahkan anda harus siap untuk kehilangan nyawa anda saat menjadi TNI atau Polri. Sebuah tugas besar yang sebenarnya bukan hal yang bisa disepelekan. Dan mungkin tidak cocok bagi orang yang “hanya” mencari pekerjaan.

Bahwa banyaknya korupsi, kolusi, dan nepotisme, bahwa profesionalitas para pegawai negeri dapat dinilai sangat kurang, atau kekecewaan masyarakat terhadap pelayanan serta hal-hal negatif lain. Kesampingkan fenomena ulah para oknum tersebut, dan beralih pada kondisi ideal yang harus ada dalam jiwa pegawai negeri. Jika anda menginginkan profesi ini anda harus benar-benar memiliki idealisme. Mengapa demikian? Bukannya sebagai anak muda memang semestinya bersikap demikian. Apalagi menyangkut masa depan negara. Dan perbaikan hanya dapat dilakukan oleh anda yang idealis.

“Kompleksitas” menjadi pegawai negeri rata-rata tidak diketahui diawal. Hingga pada saat memasuki dunia menjadi pegawai negeri barulah tersadar bahwa pekerjaan ini tidak mudah. Mengapa kompleks? Ada banyak faktor yang akan ditemukan didalamnya, yang paling berat adalah saat dibenturkan dengan sebuah tradisi yang mengakar dan semestinya diperbaiki. Mungkin hal ini berasal dari kelemahan sebuah sistem yang dimanfaatkan oleh oknum untuk kepentingan mereka. Namun yakinlah, hal ini suatu saat harus dihentikan dan itu salah satu tugas yang dimiliki oleh anda jika suatu saat menjadi pegawai negeri.

Tes penerimaan calon pegawai negeri banyak yang dilaksanakan secara transparan. Hal ini meminimalisir kecurangan dalam proses seleksi. Meski demikian, bukan menjadi rahasia lagi bahwa masih terdapat pungutan liar yang dilakukan oleh para oknum dengan iming-iming dapat masuk pada beberapa instansi. Ironisnya, pungutan-pungutan liar para oknum yang bernilai fantastis ini tidak segera diberantas, saat banyaknya spanduk yang berisikan informasi penerimaan yang tidak dipungut biaya.

Advertisement

Buang jauh-jauh niat anda untuk menjadi pegawai negeri di institusi tersebut jika saat proses seleksi anda harus membayar sejumlah uang. Meski pungutan liar dilakukan oleh oknum, namun kebanyakan dari mereka berasal dari institusi tersebut. Dan dapat dipastikan, akan ada rentetan panjang hal negatif lain setelah anda masuk didalamnya. Misalkan saja, terfokus pada bagaimana mendapatkan uang sebanyak-banyaknya dengan asumsi untuk mengembalikan uang yang telah disetor untuk para oknum. Atau, tidak menutup kemungkinan pula hal ini terjadi pada proses pengisian jabatan. Dan pada akhirnya, tugas utama sebagai abdi masyarakat dan abdi negara akan jauh dari kata ideal.

Bagaimanapun setiap orang pasti menginginkan kemajuan dari negeri ini. Saat anda sebagai pemuda sudah tunduk pada proses seleksi yang tidak semestinya ini, bagaimana kemajuan negeri akan didapat. Sangat dibutuhkan para pegawai negeri yang jujur, tegas, inovatif, dan tentu saja memiliki idealisme untuk tidak melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme. Dan utamanya semangat tersebut tidak hanya dimiliki diawal, namun juga saat mengemban tugas menjadi pegawai negeri. Jangan sampai saat berada diluar sistem kita koar-koar anti KKN, namun saat didalamnya malah larut dan melupakan tugas yang sesungguhnya.

Percayakan satu hal, masa depan anda tidak akan menjadi buruk hanya karena tidak menjadi pegawai negeri. Namun jika anda memang memiliki passion untuk menjadi pegawai negeri, upayakan secara maksimal serta dengan tetap mempertahankan idealisme. Berkomitmen untuk mengabdi pada negara dan masyarakat yang memang merupakan pekerjaan mulia. Dan pada akhirnya akan muncul kebanggaan serta kepuasan pada diri.

Sebelum anda memutuskan menjadi pegawai negeri sangat penting untuk mengetahui bagaimana sebenarnya gambaran dari profesi ini. Sehingga, saat anda didalamnya anda tidak akan merasa menyesal atau kecewa. Usahakan untuk tidak hanya berdasar pertimbangan kestabilan dan kenyamanan, karena bisa jadi pula pada suatu ketika akan ada aturan-aturan yang lebih ketat.