Awalnya semua orang yang patah hati memang butuh waktu menata hati, namun tidaklah salah bahwa setiap hati harus mencari dan menerima obat dalam bentuk perhatian atau kasih sayang dari sang pemilik hati yang baru. Karna bahagia itu diciptakan bukan ditunggu.

Yakinkan diri selalu ada matahari sehabis hujan, selalu ada tawa sehabis tangis dan selalu ada kelegaan sehabis kesakitan. Manusiawi saat hati mulai goyah dan keyakinan mulai padam, tapi ingat hidup terus berjalan. Orang yang sekarang membuatmu patah hati bisa saja sedang memainkan hati yang lain dan kamu masih saja menangisinya. Berilah kesempatan untuk pemilik hati yang baru memperlihatkan kualitasnya mencintaimu.

Setiap orang memiliki hak yang sama untuk diyakinkan dan meyakinkan, untuk membuktikan dan dibuktikan, dan untuk memberi juga menerima. Jadilah manusia yang adil untuk hidupmu, karena penentu bahagia tidaknya kamu adalah dirimu sendiri.

Kamu mungkin sedang mengalami masa sulit bernafas dan sulit melupakan, tapi percayalah hidup akan memainkan keadilan jika kamu memberi kesempatan memberi. Jangan hanya menunggu tapi cari bahagiamu dan buat seseorang yang dulu mematahkan hatimu menyesal karena menyakitimu.