Ingatanku masih terasa segar

Kala dua insan itu saling bersapa dengan ramah

Bertemu dan bertatap dengan wajah merona

Dikala senja yang begitu damainya

Kau dulu yang pernah membuatku jemawa

Advertisement

Tapi sayang, ternyata aku salah

Itu hanya perasaan semu ku saja

Benar kata pepatah

Segala yang berlebihan itu tak baik

Termasuk mengagumimu

Dulu, aku terlalu mengagumimu berlebihan

Hingga akhirnya rasa kagum itu

Sampai pada titik batas kejenuhan

Kagum itu kini berubah

Menjelma menjadi sosok kecewa dan benci

Kecewa karena rasa tak pernah terbalaskan

Benci karena peduli dan usaha tak pernah dihargai

Lantas, salah siapa ?

Aku tak ingin menyalahkan siapa-siapa

Aku bahkan kau

Tak ada yang patut untuk disalahkan

Bia, biarlah aku menikmati deritaku

Tenggelam dalam duka dan kesedihan

Karena hati selalu mempunyai caranya sendiri

Untuk mengobati goresan luka ini