Fast & Furious 8 kembali lagi menghentak layar lebar, kali ini Fast 8 (F8) membawa judul The Fate of the Furious. Tim Dom (Vin Diesel) kembali dihadapkan kepada sebuah misi dengan skala Internasional, bukan tentang balapan lagi, tapi misi mengambil sebuah alat rahasia yang mampu mematikan listrik satu kota dengan waktu yang singkat, alat itu bernama EMC.

Tim Dom, selalu bisa menghadapi siapapun, dan untuk kali ini mereka akan menghadapi musuh yang tidak pernah mereka kira, yaitu Dom sendiri. Mengapa Dom berkhianat? dan mampukah tim Dom mampu mengalahkan Dom?

Review (Awas Spoiler)

Setelah ini saya akan memberikan ulasan secara mendalam tentang film ini, mohon yang belum menonton film ini jangan melanjutkan membaca. Karena disamping tidak akan seru bila kalian membaca lalu menonton film ini, dan yang paling utama, karena kita harus menghargai sebuah karya.

1. Kuba

Advertisement

Dom (Vin Diesel) dan Letty (Michelle Rodriguez) sedang berada di Kuba, mereka sedang berbulan madu. Just for info, The Fate of the Furious adalah film pertama Amerika yang syuting di Kuba sejak tahun 1962 silam. Dom dan Letty tidak akan jauh-jauh dari balapan dimanapun mereka berada, begitupun ketika bulan madu mereka di Kuba. Sepupu Dom, terlibat masalah dan harus menyerahkan mobilnya kepada Raldo (Celestino Cornielle) karena masalah hutang, Dom datang dan mencoba menyelesaikan masalah. Pada Akhirnya masalah itu diselesaikan dengan cara balapan, jika Raldo menang dia boleh memiliki mobil classic milik Dom, dan sebaliknya bila Dom menang mobil classic milik Raldo yang ternyata tercepat di tanah Kuba itu menjadi milik Dom. Dom balapan dengan menggunakkan mobil classic milik sepupunya yang bisa dikatakan rongsokan, jagoan harus menang dengan susah payah bukan?

Balapan dimulai, dan kita akan disuguhkan dengan balapan yang benar-benar "classic", bahkan untuk menghentikan mobil di persimpangan jalan pun harus menggunakan motor yang diparkir di trngah jalan. Di tengah balapan kita akan disuguhkan suasana kota dan bangunan kota kuba yang luar biasa keren, yang tentu selama ini tidak bisa kita lihat di film manapun. Dom yang memenangkan balapan itu, dengan segala kecerdikannya walau mobil yang ia kendarai terbakar bahkan sampai terguling jatuh ke dalam laut. Sesuai perjanjiaan, Raldo harus merelakan mobilnya, tapi Dom berbesar hati dan tidak mengambil mobil Raldo, bagi Dom kehormatan dan respect Raldo kepada Dom lebih penting. Sepupu Dom, mendapat mobil classic milik Dom yang jadi bahan taruhan, ending yang manis di awal cerita.

2. Wanita Misterius

Lalu, masalah muncul. Dom bertemu dengan seorang wanita yang tahu semua tentang Dom, Dom yang tidak begitu peduli berusaha meninggalkan wanita itu. Tapi sikap Dom berubah ketika wanita itu menunjukkan sesuatu di handphone, sektika itu wajah Dom berubah tegang. Membuat penasaran bukan? Nikmati rasa penasaran kamu, sebelum tahu bahwa semua masalah ini berasal dari hal yang klise.

Di tempat lain Hobbs (Dwayne Johhson) sedang melatih klub sepakbola wanita remaja yang salah satu anggotanya adalah putrinya sendiri. Salah satu agen menemui Hobbs untuk memberi tahu senjata EMC ada di Berlin. Dan Hobbs diminta untuk mencari tim dan mengambil EMC tersebut tapi, bila Hobbs gagal atau menyimpang dia akan masuk penjara, dan tentu Hobbs sudah tahu siapa yang akan menjadi timnya.

Di Berlin, mobil-mobil keren keluar dari sebuah gedung yang penuh dengan api, tentu mereka adalah tim Dom+Hobbs. Masih dengan kekonyolan Roman (Tyrese Gibson) dan kecerdikan dou hacker dan teknisi, Ramsey (Nathalie Emmanuel) dan Tej Parker (Ludacris). Mereka berhasil membawa kabur EMC, setelah berhasil mereka berpencar, Dom dan Hobbs satu jalan. Tanpa disangka di tengah jalan Dom menabarak mobil Hobbs dari samping sehingga terguling. EMC yang berada di mobil Hobbs dicuri oleh Dom. Hobbs memberitahu kepada Tim Dom bahwa Dom telah berkhianat.

Tentu dengan hilangnya EMC, Hobbs terpaksa masuk penjara, ya benar ! seorang Hobbs masuk penjara. Tenang, itu bagian dari alur cerita. Tim Dom yang kehilangan Paul Walker dan Mia (yang dalam Fast 8 diceritakan sudah tidak berurusan dengan Tim Dom lagi), tentu perlu tambahan anggota, dalam film ini tidak cuma satu, tapi bertambah dua !!!

Sebelum Hobbs masuk ke penjara, dia ditemui oleh Mr. Nobody (Kurt Rusell). Mr. Nobody menawarkan kepada Hobbs untuk bekerja sama dengan dirinya, bila Hobbs bersedia ia akan dibebaskan dari penjara, tapi Hobbs menolak dengan alasan dia bukan kriminal dan akan keluar dari penjara dengan cara yang benar. Dalam pertemuan Hobbs dan Mr. Nobody kita akan diperkenalkan dengan tokoh baru yaitu Mr. Little Nobody (Scoot Eastwood). Dia diperkenalkan dengan sifat yang "on the rules" dan kaku.

Hobbs masuk ke penjara yang ironisnya adalah tempat dari para penjahat-penjahat yang dijebloskannya dalam penjara, dan salah satunya adalah Deckard Shaw (Jason Statham). Deckard Shaw yang merasakan dendam karena dijebloskan dalam penjara itu oleh Hobbs dan kebetulan selnya berhadapan dengan sel Hobbs, menantang Hobbs untuk berduel. Hobbs berujar bahwa bila tidak ada kaca pelindung antara sel penjara, dia akan menghajar Deckard Shaw. Tanpa teduga, pintu sel Hobbs terbuka, sehingga memancing para penjaga. Hobbs yang ingin keluar penjara dengan cara benar, berusaha menjelaskan kalau itu semua bukan salahnya. Di sisi lain, Deckard Shaw yang merasakan ada peluang untuk kabur, menarik salah satu penjaga dan mengarahkan senjata listrik ke arah sensor yang membuat semua pintu di penjara itu terbuka,chaos.

Hobbs yang melihat Shaw kabur, berusha mengejarnya, yang membuat ia terpaksa menghajar para penjaga. Disini saya teringat camera movement saat adegan perelahian yang diperlihatkan oleh Gary Gray mirip dengan yang diperlihatkan James Wan di Fast 7, masalah selera ya tapi menurut saya lebih bagus milik James Wan. Shaw yang hampir saja bisa berhasil kabur, bisa dicegah oleh Hobbs. Tapi semua itu terhenti karena semua masalah tadi adalah kreasi Mr. Nobody.

Mr. Nobody membawa Hobbs dan Deckard ke sebuah tempat rahasia, yang disana sudah berkumpul sisa dari tim Dom, yang dengan konyol tangan mereka di borgol, semua itu karena ulah Mr. Little Nobody yang masih polos. Tej, Roman, Ramsey dan Letty masih belum tahu mengapa mereka dikumpulkan di tempat itu, dan Hobbs masih mempertanyakan Deckard yang ikut nimbrung disitu.

3. Cipher

Cipher adalah seorang hacker yang melegenda, begitu tanggapan Ramsey ketika Mr. Nobody mulai mmenjelaskan musuh mereka kali ini. Dan Cipher (Charlize Theron) ternyata menggunakan jasa Dom, dan Mr. Nobody tahu EMC yang dicuri Dom diserahkan kepada Chiper. Roman, berusaha menjadi pemimpin dan memberi ide untuk dapat menemukan Dom, “bagaimana kalau mereka menggunakan God's Eye yang mereka dapatkan di Fast 7”. Sebuah ide bagus awalnya, tapi dengan kecerdikan sistem Chiper, posisi Dom tersebar di berbagai belahan dunia. Tapi Tej dan Ramsey pun cerdas, mereka bisa menemukan posisi Dom yang sebenarnya dengan mengelola setiap Ping yang tersebar menjadi satu titik. Tapi masalah datang ketika mereka tahu posisi Dom sebenarnya ada di tempat sekarang mereka semua berdiri. Tiba-tiba mereka dibombardir oleh bom yang mampu melumpuhkan tulang untuk sesaat, Dom dan Chiper pun muncul dan mencuri God's Eye.

Chiper dan Dom sudah berada di pesawat, mereka memperdebatkan tentang aksi mereka tadi yang untuk Dom tidaklah benar. Oiya di dalam pesawat milik Chiper, ada beberapa anak buah milik Chiper, mayoritas mereka adalah hacker. Dan diantara mereka yang paling menonjol adalah Rhodes (Kristofer Hivju), tampangnya sangar dengan brewok lebat berwarna coklat, menurut saya dia bukan hacker tapi orang lapangan seperti Dom, belum dimengerti mereka merupakan karyawan tetap atau karyawan kontrak (?).

Di dalam pesawat itu kita akan dijelaskan alasan mengapa Dom berkhianat kepada keluarganya (timnya) dan melakukan apapun yang dperintah oleh Chiper. Elena Neves (Elsa Pataky) yang merupakan pengisi hati Dom saat Letty pergi, muncul lagi dan disandera oleh Chiper. Jujur, klise sekali awalnya saya berharap adalah alasan lain yang lebih "menggairahkan" mengapa Dom berkhianat. Orang yang di sayang menjadi sandera yang membuat si toko utama menjadi jahat? Come on !!! Seakan Chris Morgan mendengar saya, ia mempertebal call back pertama, tidak hanya Elena, tapi Chiper juga menyandera anak Elena hasil hubungan dengan Dom. Anak itu masih bayi, dan Dom pertama kali melihat buah hatinya harus dari dinding kaca anti peluru yang tebal,disandera pula. Dom terlihat marah kepada Chiper, tapi ia tidak punya pilihan lain, ia harus terus bermain. Untuk pengingat Elena kalau Dom berjuang untuknya, ia meninggalkan kalung miliknya.

Di makas Mr. Nobody yang berantakan oleh ulah Dom dan Chiper, Mr. Nobody berusaha mencari ide, Shaw bersaudara ternyata di masa lalu pernah berhubungan dengan Chiper, Deckard hadir dalam tim ini lebih karena dendam pribadi untuk adiknya. Mr. Nobody dan Ramsey mulai menganalisa tentang Dom yang bisa berpergian lintas negara tanpa terdeteksi, Ramsey tahu bahwa setiap pererbangan memiliki jeda waktu yang bisa dimanfaatkan. Deckard yang sedari tadi mengotak-atik sebuah komputer, berhasil menemukan arah penerbangan Chiper selanjutnya, New York.

Seperti biasa untuk menghela nafas penonton, diselingi musik menghentak ala Rap amerika yang asik. Terlihat Dom sedang mengemudikan mobil di jalanan New York. Dom meminta waktu kepada Chiper karena mobilnya bermasalah, tapi semua ini adalah bagian rencana Dom unruk menemui seoarang wanita dan memberikan sebuah alat mirip jam tangan digital berukuran besar.

Tim Dom juga sudah berada di New York di markas yang baru milik Mr.Nobody. Markas itu bagai surga untuk Tim Dom, karena dipenuhi oleh mobil-mobil super mewah hasil sitaan bandar narkoba kelas atas, juga terdapat kendaraan mini tank yang mempunyai senjata ala tank juga. Tapi mimpi tim Dom untuk mengendarai salah satu dari "penghuni surga"itu sirna lantaran Mr. Little Nobody yang membuat atuan untuk memilih mobil mana yang bisa Tim Dom pakai.

Dengan God's Eye yang dimiliki, Chiper mulai beraksi dia menyuruh salah satu anak buahnya mencari posisi Menteri Pertahanan Rusia yang sedang di kawal oleh petugas di jalanan New York. Keren banget !!! Kalimat itu muncul ketika Chiper mulai mengendalikan mobil-mobil di jalanan New York. Random aja gitu, mobil mana yang bisa dibuat untuk menyingkirkan para polisi pengawal Menteri Pertahanan Rusia tersebut. Satu demi satu mobil bergerak tanpa supir "manual" menghantam iring-iringan mobil target. Ratusan lebih mobil random autopilot berjejer menghalangi mobil Limo sang target.

Ajudan sang target yang berada di dalam mobil sampai menggunakan peluru otomatis berkaliber besar untuk menembaki ratusan mobil di depan. Mobil limo itu bisa terus bertahan sampai pada akhirnya Chiper memerintahkan anak buahnya menghujani Limo sang target dengan mobil dari atas sebuah gedung bertingkat. Walaupun semua adegan bernilai milyaran rupiah itu luar bisasa, entah mengapa seperti agak kurang, mungkin sudah terbiasa dengan Fast series garapan Justin Lin ataupun James Wan yang menyisipkan sesuatu yang lebih mengejutkan untuk adegan yang menguras adrenalin.

Limo sang target tidak bisa bergerak karena hujan mobil autopilot, Dom sudah bersiap dengan baju perangnya mendekati sang target, berusaha meminta koper yang berada di dalam mobil tersebut. Setelah mendapatkan koper tersebut, Dom bergegas pergi, tapi ex-timnya sudah menunggu.

4. Wow

Hobbs, Letty, Tej, Roman, Ramsey, Deckard dan Mr. Little Nobody (mungkin inilah formasi baru di Fast 9). Hobbs dengan pengeras suara dari mobil memerintahkan Dom untuk menyerah, apalagi lagi setelah informasi dari Ramsey bahwa koper yang dibawa Dom berisi kode nuklir (jadi ingat Ghost Protocol). Tentu saja Dom tidak mau menyerah, dan memanfaatkan kepolosan anggota baru tim ini,yaitu Mr. Littr Nobody.

Dom berhasil memaksa ex-timnya untuk mengejarnya. Letty yang berhasil mengejar Dom, lalu dia melihat tatapan Dom yang tidak dia kenal. Dom menekan NOS untuk meninggalkan Letty, tapi Letty juga menekan tombol tapi bukan NOS, melainkan sebuah tali yang menembak dari mobil Letty, tali itu mengenai bagian belakang mobil Dom. Tej yang muncul dari belakang menembakkan tali serupa dan juga mengenai bagian belakang mobil Dom. Rupanya mereka memahami tidak mungkin adu balap dengan Dom, mereka ingin menangkapnya.

Di sebuah perempatan, Deckard telah siap menembakkan alat yang sama, dan mengenai bagian samping mobil Dom, Hobbs tidak ketinggalan dengan mengenai pintu mobil Dom di sisi lainnya, sedangkan Roman bersiap di depan Dom dan menembakkan alat itu dan mengenai bagian depan mobil Dom. Semua mobil menarik mobil Dom dari berbagai sisi, dua di belakang satu di masing-masing kiri dan kanan dan satu di depan. Ban mobil anggota tim ex-Dom sampai mengeluarkan api karena butuh kekuatan mobil yang luar biasa untuk menarik mobil Dom. Dom seperti terlihat tidak punya jalan keluar, Chiper yang memantau dari pesawatnya, memerintahkan Dom keluar dari mobil itu dan membawa lari koper berisi kode nuklir itu, tapi Dom mempunyai ide lain.

Dom memundurkan mobilnya dengan NOS, mobil Roman yang berada di depan Dom ikut tertarik maju, lalu Dom memajukan mobilnya sehingga menabarak mobil Roman, tali yang kendor antara mobil Dom dan Roman membuat Roman panik, ia dengan tergesa-gesa memundurkan mobilnya dan berharap berada di posisi semula, tapi naas Dom memundurkan mobilnya lebih dulu dan membuat mobil Roman terbalik, satu lumpuh. Lalu Dom melihat tali yang ditancapkan dari mobil Hoobs berada di pintu mobilnya, ia pun mendorong keras dengan bahu pintu mobilnya, pintu mobilnya pun terlepas dan Hobbs beserta mobilnya terhuyung ke belakang. Sekarang giliran Letty dan Tej yang berada di belakang Dom, dengan tali yang mengikat mobilnya tersisa sedikit Dom dengan leluasa dapat bergerak ke belakang Tej dan Letty, mobil Tej dan Letty pun berjungkir terbalik saling bertubrukan, mobil Deckard pun ikut menabrak. Semua mobil terguling, Dom yang masih sadar segera keluar dari mobil dan mengambil koper yang terlempar dari mobilnya.

Dom berlari membawa koper itu dan dikejar oleh Deckard. Dom yang terkejar oleh Deckard berhenti dan mengeluarkan pistol yang mengarah ke Deckard. Deckard yang berharap Dom berkelahi seperti preman jalalan tanpa pistol pun tertipu, ia ditembak oleh Dom dan tersungkur, Hobbs yang melihat kejadian itu, berusaha mengejar Dom, tapi niat itu harus diurungkan karena polisi New York datang dan dia sadar dia adalah buronan yang melarikan diri dari penjara. Tapi Dom tidak bisa berleha-leha, Letty mengambil koper Dom dan membawa lari.

Dom menembakkan peluru ke atas, Letty yang tahu Dom tak akan menembaknya terus berlari, tapi Rhodes mencegahnya. Letty bersikeras menahan koper itu, Rhodes yang tidak mau mengambil resiko lantas menodongkan pistol ke kepala Letty, lalu Dom dengan sigap menodongkan pistol ke kepala Rhodes, Dom yang tidak mau ada pertumpahan darah memberi kode kepada Letty untuk melepaskan koper itu, dan Letty pun menurut, Rhodes dan Dom pergi dari hadapn Letty dan berhasil mendapatkan koper itu.

Wow, inilah ciri khas fast series selama ini, F Gary Gray memang tidak memberikan sesuatu yang “lebih” tapi dia berhasil membawa Fast 8 berada di rel yang seharusnya. Adegan yang menguras adrenalin, mobil-mobil yang berterbangan dan tingkah laku masing-masing tokoh membuat warna tersendiri, yang paling berasa tentu adalah komedi ciri khas dari Roman. Tapi semua kekaguman akan film ini cukup sampai disini, semua yang terjadi selanjutnya akan terdengar sedikit klise.

5. Teka-Teki Terbongkar

Di markas, Mr. Little Nobody, Hobbs, Letty, Tej, Ramsey dan Roman meratapi kekalahan mereka. Hobbs semakin marah saat mengetahui Deckard tidak selamat, meninggal dunia.

Di pihak Chiper, walau mereka mendapatkan kode nuklir itu, tapi dalam organisasinya kesalahan sekecil apapun tidak bisa diterima. Dom yang terlihat membiarkan Letty pergi sama juga kesalahan untuk Chiper. Bagi Chiper Dom tidaklah berhasil, yang membuat semua rencananya berhasil adalah Rhodes. Sebagai hukuman, Dom kehilangan salah satu dari yang selama ini dia perjuangkan sampai harus menghianati keluarganya. Atas perintah Chiper, Rhodes menembak mati Elena tepat di hadapan Dom, dan Dom tidak bisa berbuat banyak karena terpisahkan oleh kaca anti peluru. Dom yang marah besar, seakan punya suatu rencana untuk menghentikan ini semua.

Di sisi lainnya, tim ex-Dom telah menemukan rangkaian teka-teki, bahwa Letnan Rhodes telah berhubungan dengan Letty, Letnan Rhodes juga berhubungan dengan Mose Jakanda, penjahat yang menginginkan God’s Eye di Fast 7. Itu berarti tim Dom telah merusak pesta Chiper berkali-kali. Call back yang menarik, jadi semua ini berhubungan. Tentu fakta lain adalah Shaw bersaudara pernah bekerja kepada Chiper.

Mr. Nobody menyambangi markas dan memberikan pencerahan. Bahwa tujuan Chiper selanjutnya adalah Vlandovin, suatu wilayah di Rusia yang oleh Ramsey di prediksi hanya terdapat bongkahan es disana. Tapi dengan informasi intelijen dari Mr. Nobody, diketahui disana ada markas rahasia pemberontak Rusia yang menyimpan sebuah kapal selam yang mampu meluncurkan nuklir dari kode yang berhasil dicuri Chiper dari Menteri Pertahanan Rusia.

Hobbs menguslkan untuk masuk ke wilayah Rusia secepatnya tanpa jalur yang legal, tapi Mr. Little Nobody menolaknya karena itu di luar peraturan. Hobbs lalu memberikan petuah bahwa lebih baik mana menghentikan perang dunia ke 3 atau menaati semua peraturan. Mr. Little Nobody pun sadar bahwa peraturan yang paling baik untuk saat itu adalah tidak ada peraturan. Dia pun membebaskan anggota tim untuk memilih mobil sesuka hati mereka, dan mereka semua pun berangkat ke Rusia.

Setelah mereka semua sudah berada di Rusia, kecuali Mr. Nobody, mereka mengintai markas rahasia itu dan menemukan bahwa benar disana terdapat kapal selam yang menjadi incaran Chiper.

Dari kejauhan tampak Dom sedang mengendarai mobil yang dirancang tahan akan tembakan peluru. Dom menuju ke markas rahasia itu, pasukan yang berada disana dengan sigap menyambut Dom. Tapi Dom mempunyai EMC, ketika Dom menekan tombol untuk mengaktifkan EMC itu, seketika semua listrik di markas itu pun mati total. Terkecuali listrik di kapal selam yang masih menyala, Dom butuh watu mengisi kembali tenaga EMC. Setelah terisi penuh, Dom memposisikan mobilnya di bawah kapal selam itu, dan simsalabim, tenaga listrik di kapal selam itu pun mati total, dengan begitu Chiper bisa meng-hack dan mengontrol kapal selam itu.Tim ex-Dom pun tidak tinggal diam, mereka mempunyai rencana untuk mengambil alih kembali secara manual kapal selam itu. Ramsey punya rencana untuk meng-hack kapal selam itu dari ruang kendali, tapi Tej punya rencana untuk megambil cip peluncuran nuklir. Tapi Hobbs bilang, “Lakukan saja keduanya!”. Mereka pun bergerak untuk mencegah kapal selam masuk ke dalam air.

Setelah itu terjadi pertempuran antara pasukan pemberontak melawan mobil yang ditumpangi Dom dan para mantan anggota krunya. Dom berusaha kabur dari markas itu karena tugasnya telah selesai, tim ex-Dom berusaha masuk ke dalam kapal selam.

Letty dan Hobbs bertugas sebagai tukang pukul para pasukan yang berada si kapal selam. Sementara Ramsey beradu skil hacker dengan Chiper untuk menguasai kapal selam itu, yang pada akhirnya Chiper lah yang menang, kesempatan hanya ada pada tim Tej yang berusaha mengambil cip peluncuran nuklir. Chiper yang sudah sepenuhnya menguasai kapal selam berniat meluncurkan nuklir. Tim Tej berkejar waktu untuk menemukan cip sebelum nuklir meluncur. Terjadi hal yang lucu ketika Tej, Roman dan Mr. Little Nobody terjebak di ruangan yang terdapat cip tersebut. Mereka juga tidak tahu mana cip yang harus dicabut karena semua berbahasa Rusia, tapi dengan sedikit keberuntungan Mr. Little Nobody dapat mengambil cip peluncuran nuklir sehingga tepat waktu untuk membatalkan nuklir yang sudah mau meluncur.

Dom yang berhasil keluar dari markas rahasia ternyata bertemu dengan Rhodes, entah apa yang direncanakan Chiper selanjutnya.

Tim ex-Dom juga berhasil keluar dari markas itu tapi di belakang mereka muncul pasukan pemberontak yang mengejar meraka. Tujuan meraka adalah mencegat kapal selam di ujung perairan. Chiper yang mengetahui rencana itu segera memerintahkan Rhodes untuk menghabisi tim ex-Dom.

Seperti biasa kita akan disuguhkan adegan kejar-kejaran mobil yang kali ini tidak di aspal melainkan salju yang licin. Roman yang mengendarai Lamborghini terlihat tergelincir sehingga berada di belakang timnya dan jadi bulan-bulanan pasukan pemberontak yang menembakinya. Tej yang mengendarai mini tank, memutar senjatanya ke belakang dan menembakkan senjatanya, mobil pasukan pemberontak terguling hebat. F. Gary Gray menyelingi adegan kejar-kejaran ini dengan slow motion, untuk membuat penonton menahan nafas sejenak,cukup efektif.

Roman Pearce menjadi bahan banyolan di film ini, mobil mahalnya terperosok di tengah salju dan tenggelam, tej dengan sigap melontarkan tali dan menyelamatkan Roman dengan hanya pintu mobilnya yang tersisa, teknik yang persis seperti ketika mereka gagal menangkap Dom di New York.

6. Dom yang Terbebas

Rhodes mengeluarkan senjata sniper dan mulai membidik anggota tim ex-Dom. Di tempat lainnya, terlihat dua orang memasuki pesawat Chiper, entah siapa mereka berdua, tapi Dom terlihat melihat smartphone nya seperti menunggu sesuatu. Di waktu yang sama Rhodes terlihat sudah membidik tergetnya.

Chiper mengetahui ada yang menerobos masuk ke pesawatnya, dari tampilan kemera di pesawat terlihat jelas wajah kedua penyusupnya. Deckard Shaw dan Owen Shaw (Luke Evans). What the? Iya Deckard Shaw kembali dari kubur. Owen dan Deckard menerobos ke dalam pesawat, Owen melumpuhkan sang pilot sedangkan Deckard seperti mempunyai tugas khusus. Di tengah perkelahian Deckard dengan para anak buah Chiper di pesawat, diselingi penjelasan flashback mengapa semua ini bisa terjadi.

Setelah Deckard di tembak oleh Dom, dia di angkat oleh dua polisi yang ternyata adalah Leo (Tego Calderon) dan Santos (Don Omar), masih ingat tentang mereka yang selalu berbeda pendapat di Fast Five? Jadi timbul pertanyaan, mengapa mereka tidak ikut dengan tim Dom ya di film ini? Ok flashback lagi. Leo dan Santos memasukkan tubuh Deckard ke dalam mobil yang disana sudah ada wanita yang ditemui Dom saat di New York, oiya saat Dom mengulur waktu dia juga dibantu oleh Raldo, orang yang balapan dengan Dom di kuba, ia menyamar menjadi kurir yang menutupi pergerakan Dom sehingga tidak terpantau oleh Chiper. Di mobil, Deckard diberikan alat oleh wanita yang akhirnya kita semua tahu dia adalah ibu dari Deckard. Alat yang meyerupai jam tangan ber-GPS itu membawa Deckard ke pesawat Chiper tapi tidak hanya menemukan pesawat, alat itu menunjukkan tempat dimana bayi Dom dikurung. Bagaimana bisa? Ternyata alat itu mengarah ke kalung Dom yang ternyata di letakkan secara sengaja oleh Dom di tempat anaknya disekap. Wow calback yang luar biasa, atau sangat klise? Itu maksud saya tadi tentang klise,ok nanti saya jelaskan lagi. Kembali ke Decakard yang sudah berhasil menemukan anak Dom.

Rhodes siap dengan satu tembakan jitunya saat Dom menerima koneksi dari Deckard bahwa dia berhasil menemukan anaknya. Yeah, inilah Dom yang sesungguhnya tidak terpenjara lagi. Ketika Rhodes menembak, Dom memajukan sedikit mobilnya dan mengenai Rhodes yang membuat tembakannya meleset. Rhodes yang marah mempertanyakan tindakan Dom itu. Dom yang sudah memendam amarahnya telalu lama, melampiaskannya kepada Rhodes. Ketika Dom membanting Rhodes F. Gary Gray kembali menerapkan flip movement camera, mirip sekali saat di fast 7 saat Hobbs berkelahi dengan Deckard di ruang kerja Hobbs, dan tambah yakin James Wan lebih bagus dalam mengeksekusinya. Setelah Rhodes lumpuh, ia menghubungi Chiper kalau dia menargetkan orang yang salah dan dirinya lah sekarang menjadi terget. Di dalam pesawat Deckard dengan membawa sang bayi berhasil melewati anak buah Chiper yang mencegah meraka. Adegan aksi dan humor tercampur disisni, tapi tidak tahu menurut saya terlalu berlebihan, walau masih tetep lucu sih.

Para pemberontak yang mengejar mulai mengunakan rudal, untuk melumpuhkan tim ex-Dom. Disaat yang genting, Dom datang dan menghancurkan mobil peluncur rudal itu. Tim Dom berkumpul kembali, tapi mereka tidak bisa “berpelukan” terlalu lama, Chiper yang marah juga meluncurkan rudal dari kapal selam. Rudal itu bisa dibelokkan oleh Hobbs dengan perjuangan yang berat. Chiper yang mulai kehabisan kesabaran menaikkan kapal selamnya dari air dan membuat salju yang menjadi aspal dadakan di film ini porak poranda. Usaha Chiper itu pun sia-sia karena tim Dom masih bertahan. Dom berkata kepada Chiper kalau dia sudah salah menganggu bulan madunya, Chiper sangat marah dan memerintahkan anak buahnya meluncurkan rudal pencari panas. Tim Dom tidak akan selamat kali ini, tapi Dom punya ide lagi. Dia memerintahkan mobil lain berpencar, dia membuat rudal itu memburunya. Dengan kecerdikannya Dom mengarahkan rudal itu mengarah ke kapal selam, BOOOM. Rudal itu mengenai kapal selam dan meledak, mobil Dom tidak bisa menghindar dari ledakan itu,dan terguling. Dom keluar dari mobilnya yang terbakar,dan menanti ajal karena api dari ledakan kapal selam akan datang langsung padanya. Tapi tidak, tim Dom bersama-sama menempatkan mobil di depan Dom sehingga dampak lagsung api itu tidak langsung mengenai Dom. So Sweet.

7. Nama Bayi itu adalah.

Di dalam pesawat Deckard berhasil menemukan Chiper dan berniat membunuhnya, tapi Chiper sudah merencanakan misi melarikan diri dengan parasut, dia membuka pintu pesawat dan terbang, bayi Dom tertarik keluar, dan Deckard lebih memilih menyelamatkan bayi Dom daripada mengejar Chiper. Semua akting aktor menurut saya maksimal cuma untuk Charlize Theron, saya lebih ngeri aktingnya di Mad Max : Fury Road (2015).

Ending film ini terjadi di sebuah rumah yang mereka semua berkumpul untuk menanti Deckard yang membawa anak Dom. Sebelum itu, Mr. Nobody dan Mr. Little Nobody datang dan menawarkan kepada Hobbs untuk bertugas kembali, Hobbs yang melihat putrinya dan sadar bahwa semua ini sudah cukup dan dia ingin istirahat dan menemani putrinya dirumah.

Deckard pun datang dengan membawa anak Dom. Dom menganggap anaknya dan Letty adalah orang paling berharga di bumi ini, dia juga berterima kasih kepada tim (keluraganya) karena tidak meninggalknya saat dia meninggakan keluarganya. Dom pun memberi nama bayi laki-lakinya, nama yang sangat berharga karena nama itu adalah bagiian dari keluarganya, nama bayi itu adalah Bryan. Tamat.

Kesimpulan

Fast & Farious series adalah film yang selalu berkembang di tiap seri nya. Tentu kita ingat film pertama seri ini bercerita tentang sesuatu sederhana serta terkesan klise. Seorang polisi yang menyamar sebagai pembalap yang menyusup untuk mengungkap sebuah kejahatan, tetapi di tengah misinya dia jatuh cinta dengan adik dari orang yang dia curigai sebagai tersangka.

Tentu kita tidak akan menyangka bertahun-tahun setelahnya Polisi itu menjadi penjahat yang dikejar aparat kepolisian bahkan FBI. Dan lebih gila nya lagi salah satu anggota DSS bekerja sama dengan para penjahat itu untuk membantu mencuri uang dari sebuah brangkas di Brazil? Bahkan membantu FBI untuk menangkap buronan Internasional di Fast 6 dan Fast 7.

Di Fast 8 masalah yang dilalui para tokoh ini seperti kembali ke klise lagi, masalah ini terlalu “di dalam”. Call back di akhir cerita mengindikasikan bahwa film ini haruslah menarik walau tidak terlalu gemuk dalam bercerita, tidak banyak konflik eksternal yang tercipta. Kita akan disuguhkan masalah yang mengerucut kepada pengenalan karakter baru dan anggota tim Dom yang baru. Tapi seperti yang sudah saya utarakan, film ini masih berada di jalur yang tepat, tentu kita berharap film ini adalah permulaan kembali setelah ditinggal Paul Walker, sentimen ini diperkuat dengan penyataan Vin Diesel tentang fix nya jadwal Fast 9 (19 April 2019) dan Fast 10 (2 April 2021). Tentu kita akan mengharapkan trilogi yang luar biasa, dan Fast 8 sudah melakukan yang terbaik untuk menjadi film pertama yang lahir kembali.

RATING FILM : 7,5/10

Mohon maaf bila terdapat ketidakakuratan cerita dalam ulasan film Fast 8 ini, karena saya mengulas film ini kurang lebih 1 bulan setelah menontonya di bioskop. Pengulas hanya mengulas film dengan sejujur-jujurnya dan apa adanya berusaha berimbang dengan kelebihan dan kekurangan film itu sendiri. Mungkin ada bagian yang tidak urut, informasi nama atau perbedaan kesimpulan, mohon diberitahukan ke penulis di comment atau contact yang bisa dihubungi. Terima kasih.

Erisfika Bahrul Hikmah.