Keterbatasan ekonomi membuat kita harus melakukan sesuatu untuk mendapatkan materi, dan materi tersebut kita gunakan untuk kelangsungan hidup sehari-hari, bahkan juga untuk kelangsungan hidup sekeluarga. Yaa, kita harus bekerja, tidak peduli di Perusahaan apa atau punya siapa, yang jelas kita bisa melakukannya dengan penuh semangat. Mengingat hari esok yang masih panjang dan jiwa muda ini masih bergejolak.

Namun kenyataannya yang terjadi saat kita bekerja dan kita berkarya, hasilnya hanya dinikmati oleh orang lain ( sebut saja atasan ), sedangkan kita hanya bisa menikmatinya dari jauh saja. Lalu apa yang kita peroleh? Hanya upah atau gaji yang tidak lebih dari biasanya. Apakah itu sudah termasuk #MerdeKamu ?

Tuntutan kadang mengendalikan emosi, dan memutar balikkan hasratmu. Sebagai makhluk sosial yang terlalu pasrah, kadang kita bekerja dengan sedikit terpaksa. Ketidak cocokkan lingkungan sering sekali membuat kita sakit hati, namun waktu terus berjalan bukan? Dan biaya sewa rumah tidak bisa menunggu, apalagi dapur yang harus terus mengepul. Apakah kita terus-terusan hanya menjadi diri yang melayang, tanpa jiwa yang ada di dalam sana ( sebut saja di dalam kantor).

Hai anak muda, semangatmu yang tinggi itu bahkan melebihi dari angan-anganmu. Jangan sampai menyia-nyiakannya, dan jangan sampai dikemudain hari kamu menjadi orang tua yang menyesali tidak pernah memperjuangkan karya-karyamu.

Janganlah senang selalu berada di belakang, janganlah bangga hanya dengan nama kecil, janganlah puas dengan pencapaian yang itu-itu saja, berkaryalah.. dan perjuangkan karya-karyamu, dengan begitu kamu akan tau menjadi besar itu seperti apa. Dan pada akhirnya kamu akan merasakan, ternyata kamu juga bisa seperti mereka ( sebut saja orang kaya ).

Advertisement

Semangat merdeka untuk kamu anak muda yang lagi galau menjadi Karyawan, kenapa nggak coba aja peruntungan dengan berkarya sendiri. Yang penting itu kan semangat dan pantang menyerah. Semangat #MerdeKamu yaa..