Jika manusia boleh memilih dan meminta kepada Tuhan, sudah pasti manusia memilih bentukan yang sempurna. Ada yang ingin kuat seperti Superman. Ada yang ingin secantik dan langsing seperti Taylor Swift. Ada yang ingin sekaya Christian Grey. Tapi apakah mereka semua tidak kekurangan suatu apapun? Tidak, mereka juga tidak sempurna kok!

Konon, kesempurnaan yang utuh dan abadi hanya milik Tuhan semata.

Meski kamu sudah tahu begitu, tak jarang rasa kecil hati timbul dan enggan pergi. Melihat lingkungan sekitar serta kawan-kawan yang hampir punya segalanya, kamu jadi ingin menarik diri dari masyarakat. Jahatnya, mungkin ada beberapa yang mampu melihat kekuranganmu dan menjadikannya bahan cemoohan. Kamu pun semakin merasa terpuruk.

Pernahkah kamu merasa minder dan tak percaya diri di antara lingkunganmu? Seakan-akan kamu adalah insan di luar batas normal?

Merasa minder dan tidak percaya diri saat berada di lingkungan yang tampak serba luar biasa itu biasa, bahkan bisa dibilang wajar. Tapi kamu tidak boleh berpikir kalau kamu adalah manusia yang berada di luar batas normal. Kamu dan mereka sama-sama manusia yang lemah dan kekurangan.

Mereka bisa saja tampak "Wah!", tapi di sisi lain kamu pasti menang karena memiliki kelebihan lain yang belum tentu mereka punyai. Kamu hanya perlu bersabar. Mungkin kelebihanmu itu belum nampak dan harus ditempa lagi. Jangan sekedar membicarakan kelebihan pada tataran tampilan fisik dan harta. Ketika mereka yang empunya hal-hal tersebut harus merasa kehilangan fisik dan hartanya, toh mereka juga harus bertumpu pada kemampuan diri sendiri.

Mungkin kamu juga pernah di-bully karena tak kunjung memperkenalkan tambatan hati. Pertanyaan "Kapan nikah?" atau jejuluk "Jomblo Ngenes" lantas tersemat erat-erat.

Advertisement

Lebaran sebentar lagi datang. Sembari kedatangannya dinanti sebagian orang, kamu mungkin sudah merasa gelisah. Saat berbuka bersama dengan kawan-kawan alumni saja, pertanyaan "Kapan nyusul nikah?" sudah giat menghampiri. Sebelum kamu sempat menjawabnya, jejuluk jones alias jomblo ngenes malah sudah mampir duluan di pikiran teman-teman.

Kekurangan ini lantas jangan menjadikanmu ogah bertemu kawan lama atau malas berkumpul bersama keluarga besar di hari raya. Sebaik-baiknya jomblo adalah mereka yang rajin memantaskan diri. Jomblo yang senantiasa menyibukkan diri dengan kegiatan bermanfaat dan membuat mandiri dari ayah dan ibu. Barang siapa melakukan ini, niscaya jodoh tidak perlu dicari. Percayalah, jodoh yang paling baik akan datang dengan sendiri.

Jangan bersedih ketika mereka meremehkanmu. Sesungguhnya kamu original dan unik di saat mereka semua sama dan serupa.

Seperti kata peribahasa "Anjing menggonggong, kafilah berlalu", biarkanlah mereka mempergunjingkan dan meremehkan kekuranganmu. Tahukah kamu? Mereka menertawakanmu karena kamu berbeda, sedangkan mereka sama dan serupa semua. Bukankah itu sangat membosankan? Maka dari itu, ikutlah tertawa. Jangan menjadikannya pikiran, melainkan hiburan. Tanggapi dengan senyuman terbaikmu. Maka mereka akan dibuat malu oleh dirinya sendiri.

Tak perlu berkecil hati. Tuhan menciptakan kamu original dan limited edition!