Di dalam suatu kehidupan, kita pasti akan bertemu dengan beberapa orang yang sudah di atur oleh Tuhan. Entah itu menjadi teman, sahabat, musuh, atau sebatas perkenalan. Bagiku, sahabatlah yang paling berpengaruh untuk hidupku. Ya sahabat, orang gila yang pernah hadir dalam hidup kita dan tak pernah terlupakan atau melupakan. Orang stres yang kadang membuat kita jengkel, marah, dan kadang ingin memukul kepala mereka dengan kaki.

Namun disisi lain merekalah yang mampu membuat kita tertawa dengan ucapan dan tingkah gila mereka, saat kita berada dalam kesedihan. Menurutku, bukan masalah betapa sering kami bertemu, bukan betapa sering kami berkomunikasi. Namun kepedulian mereka yang masih bisa kurasakan, meski mereka tak pernah mengungkapkannya.

Tak ada yang bisa dipaksakan, kita tak bisa meminta ruang dan waktu untuk selalu bersama sahabat kita. Karena tak bisa dipungkiri kita juga punya kehidupan yang harus di jalani dengan sendiri, tanpa melibatkan sahabat. Biarkanlah Sang Penguasa ruang dan waktu yang menjawab segala doa kita untuk berkumpul kembali.

Percayalah, dinanapun kalian berada, sesukses apapun kalian nanti, kita tetap menjadi sahabat, seperti sebuah keluarga yang tak akan pernah hilang dimakan usia.