Masih pada ingat ngga ketika sekolah dulu kita sering mengeluh, ‘ah kok tiap hari sekolah terus sih. Lantas dong mainnya kapan?’. Saya yakin yang pernah mengenyam bangku sekolah pasti pernah mengeluh demikian. Bahkan saya sendiri juga pernah berpikir sepertinya kalau sudah lulus sekolah itu kita bisa bebas. Bebas melakukan apa saja tanpa ada yang memarahi, tak lagi belajar, tak lagi bangun pagi, dan pastinya tidak lagi mengerjakan PR. Benarkah seperti itu? Yuk kita intip lebih jauh.

Kenyataannya setelah lulus tidaklah seindah yang kita bayangkan. Anak sekolah itu nggak mikirin gimana susahnya cari duit, nggak pernah ada tanggungan, kalaupun ada paling banter cuma mengerjakan PR doang itupun saya yakin sebagian besar pada nyontek di sekolah. Nggak punya duit tinggal nodong ortu pasti dikasih (apa sih yang nggak kalau buat anak tersayang). Ada yang lain lagi? ada dong. Jadi anak sekolah itu nggak ada yang ditakutin kecuali pelajaran Matematika. Betul nggak? Hehehe

Sudah lulus sekolah yakin nggak kita bisa seperti itu? Ya jelas ngak bisa. Memang benar kalau sudah lulus kita tidak akan dihadapkan hal-hal seperti di atas. Tapi juga harus kita garis bawahi bahwa setelah lulus justru kita akan dihadapkan pada kerasnya kehidupan. Coba pikir semisal kita nggak punya duit apa ya kita mau nodong ortu terus? Nggak kan. Memang bener setelah lulus kita main sepuasnya. Tapi apakah yang kita kerjakan sehari-hari hanya main saja? Nggak lah. Malu dong sama tetangga.

Bagi kalian yang masih jadi anak sekolah jangan berkecil hati membaca tulisan ini. Manfaatkan sisa-sisa masa remaja kalian karena cepat atau lambat masa remaja kalian akan segera berlalu. Bagi Anda yang sudah lulus sekolah atau yang sudah bekerja tetap semangat. Tulisan ini tidak bermaksud untuk membandingkan enak atau tidak enak. Hanya sekedar untuk mengingatkan bahwa kita yang tua ini pernah jadi remaja dan mereka para remaja belum pernah tua. Bijaklah dalam menyikapinya.