Halo adik-adik kesayanganku,

Apakabar kamu? Sudah selesai sekolahkah atau sedang menunggu pengumuman IPK?. Kakak sengaja menulis ini terkhusus untuk adik-adikku yang kakak sayangi. Bukan berarti apa-apa, ini adalah ungkapan hati kakak kepada kalian bahwa masa depan kalian masih panjang kan, tidak melulu soal game di gagdet dan nge-date di mall.

Kakak menulis ini karena masa muda kakak sangat sangat bahagia, karena kakak adalah generasi era 90an yang menurut beberapa psikolog generasi bahagia itu adalah generasi di era 90an. Karena pada waktu itu belum ada gagdet secanggih sekarang. Belum ada mall yang menjamur seperti sekarang.

Mungkin tidak perlu kakak menceritakan indahnya masa itu. Sekarang ini sudah banyak sekali akun-akun sosmed dan artikel yang menceritakan indahnya masa muda di generasi itu. Tentu kalian sudah pernah membaca betapa bahagianya kami pada masa itu. Untuk itu, disini kakak berharap agar kalian bisa bahagia seperti kakak. Tentunya dengan cara yang berbeda dengan masa itu. Tinggalkan gagdetmu sebentar. Indonesia itu indah lho.

Gagdet memang menawarkan berjuta keasyikan, tapi alam menawarkan sesuatu yang lebih menantang.

Adikku, mari letakkan gadgetmu sebentar. Di ujung timur daerah kita ada pesona gunung nan gagah perkasa menunggumu untuk dijamah. Tidak perlu biaya mahal untuk sampai kesana. Cukup bermodal niat, tekad dan restu orang tua kamu bisa menghabiskan hari liburmu dengan cara yang berbeda.

Ajaklah teman-temanmu melangkah bersama. Karena apapun yang kau lakukan tanpa kebersamaan, hanya akan membuahkan kejenuhan. Bukan begitu adikku?. Kamu pasti mempunyai sahabat-sahabat yang hebat. Genggam tangan mereka dan langkahkan kaki bersama-sama.

Advertisement

Kalian akan merasakan betapa kecilnya kita dan Maha Perkasanya Sang Pencipta sesampai dipuncak. Kita hanya menjadi sebuah noda kecil di selembar kain putih yang luas. Begitulah rasa yang akan kamu rasakan sesampaikan di puncak. Mungkin rasa yang tidak akan pernah kamu rasakan saat kamu hanya bermainan gadget seharian.

Rasa kebersamaan, saling tolong menolong, saling membantu itulah bonus yang akan kalian dapatkan. Kalian akan lebih dekat satu sama lainnya. Sifat dan watak asli sahabat-sahabatmu akan kelihatan jika kalian melakukan perjalanan ini.

Beda sekali dengan di chatingan sosmed bukan? Dimana terkadang sahabatmu yang menyukai postinganmu tetapi dalam hatinya sangat tidak menyukaimu. Itulah keajaiban alam adikku, karena alam semesta diciptakan untuk mereka yang pandai bersyukur.

Daripada menghabiskan malam minggu di mall yang hanya membuat gigit jari, cobalah sesekali bermalam di tepi pantai dengan ombak yang menari-nari.

Pantai di Pulau Jawa itu banyak sekali dik. Kalian tinggal menginginkan pantai seperti apa. Pantai yang garis pantainya panjang dan indah? Cobalah ke pantai parangtritis Yogyakarta. Pantai yang menggambarkan kokohnya batu karang? Cobalah ke pantai Krakal dan Kukup Gunung Kidul. Dan masih banyak sekali pantai-pantai indah dengan ciri khas masing-masing. Menghabiskan waktu di pantai tidak melulu soal kejar-kejaran dengan ombak.

Kali ini cobalah dirikan tenda, bermalamlah disana bersama sahabat-sahabatmu. Kalian akan merasakan malam yang berbeda, tidak seperti malam biasanya yang mungkin kalian lakukan dengan gemerlapnya mall dan segala sesuatunya. Kalian akan merasakan alunan musik ombak di malam hari. Gemerlapnya bintang-bintang sebagai atap tidur di malam itu. Begitu jelasnya melihat bulan yang seolah tersenyum mendengarkan canda tawa kalian.

Suatu saat nanti, kalian pasti ingin kembali ke masa itu. Dan anehnya, waktu untuk mengajak mereka kembali ke waktu itu tidak akan mudah seperti sebelumnya. Kalian pasti akan mengalami masa-masa seperti itu dik. Seperti yang kakak alami sekarang, mau ngajak ketemu untuk ngobrol dan makan bersama sahabat-sahabat kakak saja harus direncakan jauh-jauh hari karena terkendala kesibukan masing-masing.

Atau jika kalian hobi jalan-jalan, cobalah kemas barang-barangmu ke ransel besar. Dan berjalanlah menyusuri ke tempat-tempat yang menawarkan sejuta keindahan.

Backpacker istilahnya adikku. Kalau kalian menginginkan sesuatu yang beda, cobalah menjadi backpacker yang menantang kemandirianmu untuk melangkah maju. Kegiatan ini memang butuh tekad yang sangat kuat, tidak malu dan harus bersikap ramah. Karena kita tidak tahu orang macam apa yang akan kita temui nanti di perjalanan.

Kalau untuk backpacker ini, kakak tidak bisa menceritakan detailnya adikku. Yang kakak tahu, seorang backpacker akan menghabiskan waktu yang cukup lama untuk tempat-tempat yang mereka tuju. Mungkin bagi mereka ada kepuasan tersendiri jika melakukan perjalanan dengan cara itu.

Karena kebersamaan di masa muda adalah sesuatu yang tidak akan pernah bisa dibeli oleh uang sejumlah berapapun. Karena waktu itu berjalan maju.

Kalian saat ini tentunya masih bisa berkumpul dan bercanda bersama sahabat kalian kan. Manfaatkan itu sebaik mungkin adikku. Jangan hanya menghabiskan waktu dengan gagdet melulu. Sering-seringlah menjelajahi alam. Ambil foto bersama sebanyak-banyaknya. Simpan di album khusus dan bagikan ke sahabat-sahabatmu waktu itu. Karena waktu tidak mungkin berjalan mundur. Gagdet bisa dibeli. Tapi kebersamaan adalah sesuatu yang harus kalian ciptakan sendiri.

Kalian akan punya cerita untuk anak cucu kalian nanti adikku. Kalian dengan bangga akan berkata : “anakku, lihatlah foto ayah/ibu waktu muda. Ini di ambil di ketinggian mahameru 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl)”. Dan apa yang akan dikatakan anakmu nanti? Pasti mereka akan berkata : “masa muda ayah dan ibuku sangat hebat. Aku pasti akan seperti mereka”. Begitulah, dan kalian akan merasa bahwa masa muda kalian tidaklah sia-sia.

Mungkin inilah yang ingin kakak sampaikan kepada kalian adikku. Kakak mengharapkan kalian menghabiskan masa muda kalian dengan kegiatan positif yang nantinya akan menjadi cerita tersendiri kepada anak dan cucumu kelak. Sekian dulu surat dari kakak. Semoga hati kalian tergerak dan berteriak “ Indonesia, tunggulah aku”.

Di sudut meja kerja

Dari kakak yang sangat menyayangimu