Banyak yang tanya, kapan nikah? kapan nikah? si ini uda nikah lho, kapan nyusul? Kapan tanggalnya? Ayo cepetan nikah? Dan masi banyak lagi pertanyaan perihal nikah yang seolah menjadi momok, hingga membuat sebagian orang depresi. Ya, tidak terkecuali saya.

Menikah memang adalah hal yang sangat membahagiakan. Mengapa tidak buru-buru menikah, mengapa tidak menyegerakan menikah. Itu adalah sebagian kecil pertanyaan orang yang melihat kita begitu santai menghadapi pertanyaan kejam mereka. Huhuhu :'(

Wahai sodara sodaraku, pertanyaan kalian itu, adalah pertanyaan kejam bagi kami yang sudah berada di usia 20 tahun keatas. Pertanyaan kapan menikah, adalah sama halnya dengan pertanyaan, kapan hamil? dan kapan kalian mati?

Kita sama sama tidak perna tau kapan hal itu terjadi. Kita hanya sama sama mempersiapkan dan memantaskan diri, untuk menghadapi hal hal yang membahagiakan itu.

Kami bukan tidak ingin menikah, besar harapan kami, bahwa kami akan berdampingan, dan memiliki imam yang sholeh sampai akhir hayat kami menemui Ya Rabb, dengan segera. Hidup melajang bukanlah pilihan kami, bukan mimpi indah kami. Lantas, jika kami sudah siap menikah, namun Allah belum mempersatukan kami dengan jodoh kami, apa itu masih kesalahan untuk kami? Tidak kan….

Advertisement

Kesiapan kami mungkin menjadi terburu buru, hanya karena pertanyaan pertanyaan aneh kalian. Ketika kami gagal nantinyapun, kalian juga akan mencemooh kami karna keputusan menikah. Lalu, dimana kebenaran kami di mata kalian.

Pada akhirnya, kesiapan kami menikah, hanya kami doakan dan serahkan kepada Sang Pencipta, Allah SWT. Dia yang benar benar memahami kami, mengetahui kesiapan mental kami, menghadapi kehidupan menikah. Jadi, mulai detik ini, jika ada pertanyaan tentang menikah, tanya kepada Allah.

Kami hanya memantaskan diri, dan menikmati proses terbaik kami, waktu waktu yang baik kami, untuk membahagiakan kalian, yang mungkin menghancurkan mental kami, kami juga akan memulihkan mental kami lagi, untuk menikmati dan membahagiakan diri kami.
Semoga Allah, memantaskan kami lebih cepat, sehingga kami dapat menikah dengan ketentuan Allah yang terbaik, aamiin.