Apakah kau suka merenung tentang kehidupan yang kau jalani ini? Jika kau menanyakan pertanyaan itu padaku, aku akan menjawab "Iya, aku tak pernah henti berpikir tentang kehidupanku". Kehidupan yang kita lalui ini sejatinya terdiri dari 3 masa : masa lalu, masa kini dan masa depan.

Kita semua tahu. Kita semua juga memahami bahwa masa lalu adalah kehidupan kita yang telah terlewati dan tak mungkin bisa terulang lagi. Ia akan selalu menjadi kenangan tersendiri, terkadang beberapa diantaranya memiliki pelajaran yang begitu berharga dan tak bisa terlupakan. Sungguh, beberapa orang memiliki masa lalu yang suram ataupun pengalaman menyakitkan yang menyisakan luka mendalam dan aku termasuk salah satunya.

Kau tahu? Melupakan kenangan buruk itu tak semudah membalikkan telapak tangan. Kalian bisa dengan begitu mudahnya berkata "Sudah, lupakan saja. Toh itu sudah lama berlalu". Tapi tahukah kau? Kami bukannya tak mau melupakan masa lalu dan beranjak ke depan meraih cita-cita kami. Kami pun sedang berjuang keras untuk mengalahkan rasa trauma kami. Kami pun ingin terus melangkah ke depan, meraih kebahagiaan kami yang kini masih menunggu di ujung sana. Sungguh kami pun sedang berusaha untuk menjadikan masa lalu itu sebagai guru kehidupan terbaik yang akan membuat kami menjadi pribadi yang jauh lebih baik lagi di kehidupan masa kini dan masa depan.

Sejatinya, masa lalu itu memang merupakan rangkaian kehidupan yang akan menuntun kita untuk menjadi insan yang bernilai tinggi di mata Tuhan. Maka belajarlah kita dari masa lalu yang telah kita rasakan manis dan pahitnya. Kesalahan yang kita lakukan di masa lalu bukanlah kesalahan terbesar yang kita lakukan, tetapi ia adalah jalan kita untuk menggapai kehidupan yang lebih berharga lagi kelak.

Kau tahu kenapa? Karena kesalahan kita di masa lalu akan membuat kita mengalami penyesalan yang menyesakkan dada/hati sehingga kita memastikan diri kita sendiri untuk tidak melakukan kesalahan yang sama di kehidupan masa kini dan masa depan. Dan tahukah kau apakah kesalahan terbesar kita? Kesalahan terbesar kita adalah ketika kita tak mau belajar dari masa lalu karena setiap kejadian yang terjadi di masa lalu selalu menyimpan hikmah tersembunyi yang terkadang tak bisa kita lihat ketika kita sedang dalam keadaan emosi.

Advertisement

Masa kedua selanjutnya adalah masa kini. Iya, masa kehidupan sekarang ini, kehidupan yang sedang kita jalani dan tak mungkin kita hindari. Ia akan menjadi penentu kehidupan masa depan kita, karena setiap yang kita lakukan di masa kini akan selalu berimbas pada kehidupan masa depan kita, maka lakukanlah yang terbaik agar kita mendapatkan kehidupan masa depan yang terbaik pula. Jalani hidup dengan penuh semangat. Awali hari dengan senyuman dan penuh harapan. Hadapi tantangan tanpa mengenal kata kalah. Dan ketika kehidupan masa kini kita terasa begitu berat untuk dijalani, maka bersabarlah dan memohonlah pada-Nya (baca: Allah SWT) untuk diberi kekuatan lebih agar bisa menaklukkan masalah yang sedang kita alami.

Percayalah! Allah tak pernah meninggalkan kita sendirian dalam menjalani kehidupan ini. Allah akan selalu bersama kita dalam kondisi terburuk kita, meskipun semua orang tak lagi menghiraukan kita.

Akan selalu ada hikmah yang tersembunyi di balik air mata yang tertumpah ketika kita merasa kehidupan ini begitu berat untuk dijalani. Berjuanglah! Takkan ada yang sia-sia selama kita berjuang menjalani hidup di jalan-Nya, jalan yang Allah ridhoi. Lakukan yang terbaik agar tak ada lagi penyesalan di masa depan.

Masa kehidupan selanjutnya yang akan kita lalui adalah masa depan. Iya, masa yang masih belum jelas kelihatan wujudnya. Terlepas dari qodha dan qodar-Nya, kita semua pun tahu bahwa masa depan adalah kehidupan yang kelak akan kita jalani dan ia adalah buah dari apa yang kita lakukan di masa kini. Masa depan itu memang bukanlah hal yang pasti. Tak ada satupun manusia yang mengetahui masa depannya dengan pasti. Itulah kenapa kita mengenal istilah rencana kehidupan. Rencana kehidupan kita itu merupakan gambaran kehidupan yang ingin kita jalani di masa depan.

Kita punya rencana, Tuhan juga punya rencana. Terkadang rencana kita berbeda dengan rencana-Nya. Ketika rencana hidup kita berbeda dengan rencana-Nya, bukan berarti kehidupan kita tidak sebaik rencana kita. Kau tahu kenapa? Karena terkadang apa yang kita anggap terbaik belum tentu yang terbaik menurut-Nya. Percayalah! Rencana-Nya adalah rancangan kehidupan terbaik yang tak bisa terlupakan. Dan suatu saat nanti, kau, kita, akan mengerti betapa indahnya rencana Tuhan untuk kita.

Yah, suatu saat nanti… Akan datang masanya di mana kita menyadari bahwa Tuhan telah memberikan kehidupan yang terbaik untuk kita…