Setiap manusia memiliki keinginan untuk diikat, dipinang, atau diakui keberadaannya. Kejelasan itu sudah terlihat pada saat pernikahan, masa pacaran, atau bahkan pertemanan. Karena mereka tidak ingin menganggap keberadaannya hanyalah menganggu atau merugikan pasangan. Komitmen diartikan sebagai janji/perjanjian, suatu pengakuan seutuhnya, sikap tanggung jawab seseorang kepada pasangannya.

Tentang sebuah pengakuan yang terkadang beberapa orang sulit untuk menggunakannya dengan berbagai macam tipu daya dan alasannya. Terkadang mereka menjadikan kesalahan di masa lalu dan gaya hubungan dengan seseorang yang dirasa nyaman dengan cara “jalani saja dulu”, lalu menerapkannya di semua pasangan hidupnya nanti. Ingat bahwa semua pasangan memiliki caranya untuk ingin ada di setiap kisah hidupmu tanpa merasa menghabiskan waktu dengan seseorang yang salah dan tidak pantas diperjuangkan. Komitmen bukan sebuah paksaan namun itu pengakuan.

Pasanganmu akan takut jika begitu saja kamu tinggalkan tanpa alasan yang pernah sanggup menjawab semua perlakuanmu. Beribu-ribu pertanyaan akan mengapa tidak hadirnya komitmen di dalam hubungannya selalu timbul di pikirannya. Pasanganmu hanya ditakutkan jika teman atau sahabatmu bertanya sesuatu yang penting setelah dia melihat hubunganmu yang dirasa lebih dari seorang sahabat.

Temen : “Sob ini temen loe apa pacar ?”

Kamu : “Ah ini cuma temen gue aja sob” atau “tanyain dia aja sob kalau gue sih pengennya lebih. hahaha”

Pasanganmu : (dalam batin) “gini ni yang ngga aku suka, ngerasa digantungin mau jawab ya salah ,nyatanya juga beda”

Sekian pertanyaan yang muncul hanya jawaban pasanganmu itu yang sering keluar dan menjadi tameng dalam penyelesaian masalah. Jangan membiarkan hubungan ini mengalir dan hampa hingga akhirnya pertanyaan “mau dibawa kemana hubungan ini” pun akan muncul, di situ mulailah percampuran atau pergolakan emosi akan muncul. Dan masing-masing pasangan akan mengeluarkan kosakata kekecewaannya dan pikiran yang dipendamnya.

Membuat komitmen diawal atau diakhir memang tidak salah, yang terpenting buatlah komitmen dengan pasanganmu. Komitmen berguna untuk menjadikan kamu tetap bertahan dengan pasanganmu, jika memang semua komitmen dilanggar atau merugikan kamu bisa melepaskannya dengan baik-baik. Awali dengan permasalahan yang sering muncul di hubunganmu, komitmenlah yang berguna untuk menyelesaikan masalahmu.

Ambil poin-poin komitmen yang akan berguna untuk kelanjutan hubungan yang menyenangkan. Lakukan obrolan santai tapi serius saat membuat komitmen dengan pasanganmu. Komitmen bukan hanyalah sebuah beberapa perjanjian lisan yang tertulis maupun tidak, membuat komitmen juga bukan hanya soal setia. Komitmen juga beriringan dengan rasa saling mengalah dan menerima apa yang diinginkan pasangan (dengan catatan yang diinginkan masih batas wajar).

Dan yang terakhir, kalian yang berpasangan juga boleh tidak melakukan sebuah komitmen dalam hubungan jika kalian masih ingin bermain hati atau mengejar kesenangan dengan wanita-wanita lain. Karena komitmen membawa sebuah hubungan yang percaya akan ketulusan cinta.