Untuk seseorang tidak peka yang ku cintai dengan diam dan sabar

Entah sejak kapan aku pun lupa, aku mulai memiliki perasaan bahagia setiap kali memngingat mu. Awalnya aku sempat ragu untuk meneruskan rasa ini, karena respon mu yang kurang kuat, kemudian aku mencoba meminta saran beberapa teman-teman kita. Kalau kusatukan pendapat mereka intinya aku harus terus maju, masalah hasil itu nomer kesekian.

Sudah lama sekali tidak memiliki rasa seperti ini, dan sekalinya muncul ini terlihat susah seperti mengikuti kompetisi atau pendaftaran apa gitu. Daftar aja kemudian usaha, masalah hasil serahkan sama Tuhan. Perasaan itu datangnya kita bisa mengaturnya, entah kenapa orang tidak peka seperti mu yang menjadi pilihan ku. Ada nasehat

Pertahankan orang yang patut dipertahankan

Hhmmm mungkin nasehat itu tidak terlalu masuk dalam pemikiranku, karena terbukti aku tetap menunggu mu yang sama sekali tidak peka dengan usahaku. Kamu yang terlalu sibuk dengan dunia mu sendiri malah membuatku makin ingin masuk dalam dunia mu. Aku pun ingin menemani dan tertawa bersama mu ketika membahas betapa asyiknya dunia yang kamu bangun itu.

Sampai sekarang aku hanya bisa menjadi teman diskusi yang baik untuk mu, tapi di dalam hati aku ingin kita suatu saat nanti akan berdiskusi tentang bagaimana menyatukan massa depan kita, ini adalah harapan ku karena kamu adalah harapan yang aku semogakan.

Karena aku telah memilih mu, aku akan memperjuangkan perasaanku.

Advertisement

Sayang, tahu kah kamu tidak banyak wanita yang memperjuangkankan perasaannya? Karena kebanyakan wanita ingin diperjuangkan, tapi beda dengan ku yang ingin memperjuangkan perasaanku, karena menyukai laki-laki itu tidak mudah bagi ku, sekalinya suka aku ingin berjuang untuknya, menyisihkan ego dan rasa malu karena aku wanita, tapi untuk perasaan ini aku akan tetap maju.

ini jaman emansipasi wanita, enggak ada salahnya wanita yang aktif

Entah apa alasan perasaan ini makin besar seiiring waktu padahal kita tidak terlalu intens berkomunikasi, malah cenderung aku yang pegang kendali setiap kali percakapan kita mulai. Sampai sekarang aku menikmati pilihan yang telah aku pilih ini.

Menyebutkan nama mu dalam doa-doa ku, membuat ku makin bersyukur atas perasaan ini.

Aku menikmati setiap doa dengan menyisipkan nama mu, karena aku percaya hati adalah sepenuhnya milik Tuhan. Dan rasa ini pun ada karena kuasa NYA. Maka lewat DIA lah aku bercerita tentang bahagianya bisa memiliki rasa pada makhluk ciptaan NYA. Mencintai mu dan mendoakan mu baik dalam siang dan malam ku, kamu tidak harus menhetahuinya.

Sayang, ketika hati mu mulai hangat, sadarilah itu doa-doa ku yang sedang memeluk hati mu

Aku akan menunggu mu memiliki perasaan seperti ku.

Menunggu adalah hal membosankan, tapi aku ingin melakukannya, dan menjadi tantangan untuk merubah penantian ku ini menjadi hal yang membahagiakan setiap harinya, ini harapan ku.

Karena kuyakini perasaan ku sekarang adalah perasaan ayang benar jadi aku yakin akan keputusan ku menanti dirimu. dalam penantianku aku akan mengerjakan sebanyak-banyaknya hal baik, sampai pada saatnya nanti tiba waktu ku untuk menceritakan betapa serunya penantian ku akan kepekaan mu.

kamu ngapain aja selama nungguin aku peka ??? … mau tau atau mau tau banget …

Jangan khawatir penantianku tidak akan mengganggu massa depan yang sedang kubangun, dan untuk mu jangan sampai penantianku menjadi beban massa depan yang sedang kau bangun.

Biarkan aku menanti dengan cara ku, dan ku biarkan kau maju dengan cara mu, karena perasaan itu tidak bisa dipaksakan, tapi kalau memang jodoh penantianku tidak akan sia-sia. Aku tau impian kita berbeda, karena memang kita dari dua konsentrasi yang berbeda, tapi aku ingin kita bisa menyatukannya, aku ingin ada di dalam perjuangan massa depan mu dan dengan senang hati aku akan mempersilahkan mu ikut berpartisipasi dalam perjuangan ku.

Terima kasih kedatangan mu membuat ku makin tersenyum di setiap kegiatan ku, kamu pasti tidak sadar atau bahkan tidak peduli tapi kamu sangat memberi dampak baik dalam perubahan sikap ku, kamu tidak sadar karena kamu jauh, orang-orang disekitarku lah yang merasakan dampaknya.

ciiieee ,,,ciiieee ,, yang sekarang lagi jatuh cinta bawaannya pipi merona mulu tiap liat handphone

Alhamdullillah,beberapa memberikan respon positif untuk perubahan ini, dan aku lebih memilih untuk menanggapi respon positif mereka daripada yang member respon negatif. Semua hambatan yang menjadi jarak diantara kita, tidak terlalu penting untuk ku, semoga kamu pun seperti itu, karena ketika kita survive berdua semoga semua akan menjadi mudah.

Aku tidak akan terlalu memaksa, karena ku tau takdir Tuhan selalu nyata dan bukan kebetulan, mulai dari awal kita mengenal sampai akhirnya sekarang aku yang mulai memiliki rasa pada mu. Mungkin ini cinta atau mirip semacamnya, tapi menyebutkan mu dalam doa ku adalah sunnah yang indah.

Namun, biarlah semua usaha ku menjadi urusanku dengan Tuhan ku, karena aku tak ingin memperburuk hubungan pertemanan kita. Nanti akan berakhir seperti apa, entah bersama ataupun tidak. Aku percaya Tuhan lebih tau tentang apa yang terbaik untuk kita. Tugasku dari awal munculnya perasaan ini adalah berusaha dan berdoa. Semoga ini bukan langkah yang salah di mata NYA.

Mencintai mu mengajarkan kesabaran untukku, aku tidak ingin memaksa kita harus seperti pasangan lainnya.

Karena perasaan ku tetap tidak berubah walaupun hampir setiap harinya kau tidak peka. Jutru sikap mu seperti itu yang membuatku makin sabar dan tetap mencintai mu. Suatu saat nanti saat engkau mulai memiliki perasaan yang sama seperti ku, aku akan menceritakan betapa asyiknya kegiatan sisipan yang ku lakukan saat menunggu kepekaan mu.

Karena menurutku melakukan hal-hal bermanfaat dalam penantian kepekaan mu adalah hal yang indah. Karena aku mengisinya dengan hal-hal baik, aku pun tak dilanda kegalauan atau kebosanan dalam penantianku ini. Aku pun ingin mendengar apa saja yang kamu lakukkan selama ketidak kepekaan mu. Mari kita bagi cerita bersama sepertinya akan menjadi perbincangan yang mesra.

Untuk seseorang tidak peka yang ku cintai dengan diam dan sabar.

Entah sejak kapan aku pun lupa, aku mulai memiliki perasaan bahagia setiap kali memngingat mu. Awalnya aku sempat ragu untuk meneruskan rasa ini, karena respon mu yang kurang kuat, kemudian aku mencoba meminta saran beberapa teman-teman kita. Kalau ku satukan pendapat mereka intinya aku harus terus maju, masalah hasil itu nomer kesekian.

Sudah lama sekali tidak memiliki rasa seperti ini, dan sekalinya muncul ini terlihat susah seperti mengikuti kompetisi atau pendaftaran apa gitu. Daftar aja kemudian usaha, masalah hasil serahkan sama Tuhan. Perasaan itu datangnya kita bisa mengaturnya, entah kenapa orang tidak peka seperti mu yang menjadi pilihan ku.

Ada nasehat "Pertahankan orang yang patut dipertahankan" … hmmm mungkin nasehat itu tidak terlalu masuk dalam pemikiranku, karena terbukti aku tetap menunggu mu yang sama sekali tidak peka dengan usahaku. Kamu yang terlalu sibuk dengan dunia mu sendiri malah membuatku makin ingin masuk dalam dunia mu.

Aku pun ingin menemani dan tertawa bersama mu ketika membahas betapa asyiknya dunia yang kamu bangun itu. Sampai sekarang aku hanya bisa menjadi teman diskusi yang baik untuk mu, tapi di dalam hati aku ingin kita suatu saat nanti akan berdiskusi tentang bagaimana menyatukan massa depan kita, ini adalah harapan ku karena kamu adalah harapan yang aku semogakan.

Karena aku telah memilih mu, aku akan memperjuangkan perasaan ku.

Sayang, tahu kah kamu tidak banyak wanita yang memperjuangkankan perasaannya? Karena kebanyakan wanita ingin diperjuangkan, tapi beda dengan ku yang ingin memperjuangkan perasaan ku, karena menyukai laki-laki itu tidak mudah bagi ku, sekalinya suka aku ingin berjuang untuknya, menyisihkan ego dan rasa malu karena aku wanita, tapi untuk perasaan ini aku akan tetap maju.

Entah apa alasan perasaan ini makin besar seiiring waktu padahal kita tidak terlalu intens berkomunikasi, malah cenderung aku yang pegang kendali setiap kali percakapan kita mulai. Sampai sekarang aku menikmati pilihan yang telah aku pilih ini.

Menyebutkan nama mu dalam doa-doa ku, membuat ku makin bersyukur atas perasaan ini.

Aku menikmati setiap doa dengan menyisipkan nama mu, karena aku percaya hati adalah sepenuhnya milik Tuhan. Dan rasa ini pun ada karena kuasa NYA. Maka lewat DIA lah aku bercerita tentang bahagianya bisa memiliki rasa pada makhluk ciptaan NYA.

Aku akan menunggu mu memiliki perasaan sepertiku. Menunggu adalah hal membosankan, tapi aku ingin melakukannya, dan menjadi tantangan untuk merubah penantian ku ini menjadi hal yang membahagiakan setiap harinya, ini harapan ku. Karena ku yakini perasaan ku sekarang adalah perasaan ayang benar jadi aku yakin akan keputusan ku menanti dirimu.

Jangan khawatir penantianku tidak akan mengganggu massa depan yang sedang ku bangun, dan untuk mu jangan sampai penantianku menjadi beban massa depan yang sedang kau bangun.

Biarkan aku menanti dengan cara ku, dan ku biarkan kau maju dengan cara mu, karena perasaan itu tidak bisa dipaksakan, tapi kalau memang jodoh penantianku tidak akan sia-sia. Aku tau impian kita berbeda, karena memang kita dari dua konsentrasi yang berbeda, tapi aku ingin kita bisa menyatukannya, aku ingin ada di dalam perjuangan massa depan mu dan dengan senang hati aku akan mempersilahkan mu ikut berpartisipasi dalam perjuangan ku.

Terima kasih kedatangan mu membuat ku makin tersenyum di setiap kegiatan ku, kamu pasti tidak sadar atau bahkan tidak peduli tapi kamu sangat member dampak baik dalam perubahan sikap ku, kamu tidak sadar karena kamu jauh, orang-orang disekitarku lah yang merasakan dampaknya.

Alhamdullillah,beberapa memberikan respon positif untuk perubahan ini, dan aku lebih memilih untuk menanggapi respon positif mereka daripada yang member respon negatif. Semua hambatan yang menjadi jarak diantara kita, tidak terlalu penting untuk ku, semoga kamu pun seperti itu, karena ketika kita survive berdua semua semoga akan menjadi mudah.

Aku tidak akan terlalu memaksa, karena ku tau takdir Tuhan selalu nyata dan bukan kebetulan, mulai dari awal kita mengenal sampai akhirnya sekarang aku yang mulai memiliki rasa pada mu. Mungkin ini cinta atau mirip semacamnya, tapi menyebutkan mu dalam doa ku adalah sunnah yang indah.

Namun, biarlah semua usaha ku menjadi urusan ku dengan Tuhan ku, karena aku tak ingin memperburuk hubungan pertemanan kita. Nanti akan berakhir seperti apa, entah bersama ataupun tidak. Aku percaya Tuhan lebih tau tentang apa yang terbaik untuk kita. Tugasku dari awal munculnya perasaan ini adalah berusaha dan berdoa. Semoga ini bukan langkah yang salah di mata NYA.

Mencintai mu mengajarkan kesabaran untuk ku, aku tidak ingin memaksa kita harus seperti pasangan lainnya.

Karena perasaan ku tetap tidak berubah walaupun hampir setiap harinya kau tidak peka. Jutru sikap mu seperti itu yang membuatku makin sabar dan tetap mencintai mu. Suatu saat nanti saat engkau mulai memiliki perasaan yang sama seperti ku, aku akan menceritakan betapa asyiknya kegiatan sisipan yang ku lakukan saat menunggu kepekaan mu. Karena menurutku melakukan hal-hal bermanfaat dalam penantian kepekaan mu adalah hal yang indah.

Karena aku mengisinya dengan hal-hal baik, aku pun tak dilanda kegalauan atau kebosanan dalam penantianku ini. Aku pun ingin mendengar apa saja yang kamu lakukkan selama ketidak kepekaan mu. Mari kita bagi cerita bersama sepertinya akan menjadi perbincangan yang mesra.