Karena malam ini aku masih seperti biasanya, mendengarkan lagu Sheila On 7 yang berjudul Untuk Perempuan. Kepada Suatu Hari Nanti, aku belum tau seperti apa rupaku, rupamu. Saat ini aku sedang mengalami konflik batin dengan diriku sendiri.

Aku ingin sedikit bercerita kepadamu, aku bukanlah orang baik dan sedang berusaha memperbaiki diri. Apa yang seharusnya aku jaga harus rela aku lewatkan. Aku belum bisa memaafkan diriku sendiri atas kegagalan demi kegagalan yang aku alami. Aku mencoba bertanggungjawab atas segala perbuatan dan kewajibanku. Aku janjikan kepadamu, suatu hari nanti.

Tidak akan ada masa laluku yang akan mengusik suatu hari nanti. Tidak akan aku biarkan rasa cemburu mengganggu suatu hariku nanti. Aku berjuang setiap saat untuk memantaskan dan membahagiakanmu suatu hari nanti. Setiap lelahku, setiap langkahku, aku berikan kepada Tuhan agar Ia merawatmu, suatu hari nanti.

Aku tidak bersedih atas setiap yang melewatkanku, karena aku tau suatu hari nanti akan datang kepadaku. Hatiku tidak pernah ragu atas janji-Nya. Kepada Suatu Hari Nanti, tidak akan ada yang aku rahasiakan padamu, tidak akan ada kebohongan yang kau pertanyakan nanti kepadaku.

Dalam hening do'aku semoga suatu hariku nanti tidak merasakan sakit yang aku alami, diberikan penjagaan, dan Tuhan meluruskan jalanku, jalanmu suatu hari nanti. Aku ingin bisa diterima dalam keutuhan dengan ketidak-utuhanku ini. Aku ingin kita bisa saling memiliki tanpa ragu dan tanya. Mohon maafkan aku yang tidak bisa memberikanmu apa-apa, jika ada jalan lain aku sangat ingin menyempurnakan suatu hari nanti dengan segala ketidak-sempurnaanku.

Advertisement

Kepada Suatu Hari Nanti, ada banyak tempat yang telah kusinggahi, kuharap kau jadi tempatku pulang. Suatu hari nanti, aku ingin mengajakmu ke tempat yang sengaja tak aku datangi karena aku tau ketika waktunya tiba kita akan kesana bersama-sama. Kita bisa bersama-sama bercerita tentang kehidupan ditempat yang sama suatu hari nanti.

Kepada Suatu Hari Nanti, izinkan pula aku membahagiakan yang harus aku bahagiakan, aku ingin berbakti kepada sosok-sosok dihidupku. Tak ada lagi yang aku punya selain mereka, do'a dan restu dari merekalah yang akan mengantarkanku kepadamu suatu hari nanti. Aku harap Tuhan dapat mempermudah jalanku untuk menunaikan kewajibanku dan baktiku kepada mereka. Suatu hari nanti, yakinkan aku bahwa kau memang ada.