Berhadapan dengan cinta memang bukan hal yang mudah. Mau sepintar apapun kamu tetap saja, cinta membuatmu tak dapat berpikir jernih. Orang bilang jatuh cinta itu hal yang indah. Tentu saja itu fakta, hanya saja cerita cinta tak selalu berahkir indah. Berpisah dengan lelaki yang engkau cintai bukanlah perkara mudah, apalagi jika ada kesedihan yang dia tinggalkan. Pengkhianatan memang menjijikkan. Di dalamnya terdapat luka yang akan merongrong hatimu. Apalagi jika itu terjadi ketika cintamu sedang mekar-mekarnya. Ternyata lelaki yang sudah kamu kenal dengan baik, dia yang menemanimu dalam hari-hari yang kian berlanjut benar-benar tidak kamu kenal dengan baik. Kamu hanya mengenalnya atau dia yang tidak mencintaimu saja atau bagaimana?

Tidak ada orang yang berharap kisah cintanya akan berahkir. Apalagi dengan cerita pengkhianatan dan masuknya orang ketiga. Sebagai pihak yang dikhianati tentu saja hatimu luluh lantah. Ketika itu terjadi kamu tau bahwa jalan terbaik adalah move on. Tetapi Move on tidak sesederhana itu. Move on butuh perjuangan, ada perih yang harus kamu lalui. Itu menyakitkan, sungguh.

Seseorang yang kamu kenal dengan baik, yang kamu ketahui banyak tentangnya tetapi dia bukan siapa-siapamu. Itulah mantan. Ketika hatimu sudah tegar, kamu mampu tersenyum tanpa harus menyimpan kesedihan lalu dia datang dan menawarkan persahabatan. Kamu yakin mau berteman dengannya?

Berteman dengan mantan memang bukti kedewasaan, hanya saja di sini mantan harusnya memiliki urat malu. Dengan santainya dia datang dan menjadikanmu teman. Teman harusnya tidak saling menyakiti, jika memang itu teman. Sahabat harusnya saling mendukung jika memang benar sahabat. Lalu apa yang ditawarkan sang mantan dengan kisah masa lalu dan masa depan yang berbeda hanyalah sebuah bukti bahwa dia bukan lelaki baik-baik. Ketika dia menawarkan persahabatan padamu, ketika dia datang kepadamu, kamu harus sadar. Iya, kamu harus sadar. Bisa saja dia dicampakan oleh selingkuhannya dan kembali memilihmu untuk kembali.

Kamu tidak perlu berbangga hati jika dia memilih datang padamu lagi. Jangan tertipu dengan fatamorgana yang dia tawarkan. Ingat dengan baik-baik bagaimana perjuanganmu untuk bisa bangkit dan move on dari kepedihan hati yang dia tinggalkan. Luka yang dia sebabkan mungkin bisa sembuh. Tapi toh kamu bukan malaikat atau pun robot. Kamu wanita yang juga ingin dicintai sepenuh hati oleh seseorang yang juga punya komitmen dalam mencintai.

Advertisement

Berhati-hatilah berhadapan dengan mantan yang tidak memiliki urat malu. Jika urat malunya sudah putus sebaiknya kamu yang menjaga hatimu. Pergilah, lupakan dia. Temukan lelaki baru yang bersedia menua bersamamu. Temukan lelaki yang memiliki komitmen untuk menjaga cinta. Lelaki yang tidak hanya pandai membual dan berkata-kata manis. Tetapi dia yang bersedia berkomitmen dan mau berjuang bersama.