Hakikatnya semua manusia diciptakan Tuhan memiliki perasaan, salah satunya perasaan terhadap lawan jenis, tapi jika tidak patut dipertanyakan, bisa mungkin jika di uji di IPB dan ITB terlebih dahulu agar teruji kebenarannya eh

Cinta bisa datang kapan saja tanpa diduga-duga entah disaat pagi siang malam bahkan saat belajar sekalipun, bisa saja kan? Mengapa tidak.

Hingga saat ini manusia belum mengetahui pasti apa itu arti cinta sesungguhnya, terutama saya. Mungkin masih awam dalam masalah cinta, maklum jomblo jago teori saja, dalam praktik ah sudah lah jangan, dosa atuh dosa.

Tapi apa salah jika kita tertarik atau bahkan kagum dengan lawan jenis, jika dikatakan cinta terlalu jauh lah, kagum saja dulu mungkin nanti bisa jadi cinta eh. Tentu saja dengan kagumnya dengan sukanya kita terhadap lawan jenis menandakan berarti kita normal, Alhamdulillah. Mudah-mudahan juga bila kita mengagumi menyukainya dengan cara diam diam kita bisa kaya, karena konon katanya diam itu emas, barangkali kita bisa buka toko emas, sekalian investasi emas persiapan nabung untuk biaya pernikahan nanti, mungkin saja dia adalah jodoh yang disandingkan Tuhan bersama kita .

Untukmu yang ku tak tahu ditakdirkan Tuhan bersanding dengan siapa, mengapa engkau datang begitu saja dalam pikiran ini? Sopankah dirimu? Datang hanya membawa kenyamanan sesaat, singgah disaat kamu lelah saja, kau kira bagai rest area tol Cipali?

Advertisement

Plis untukmu jangan tinggalkan, namun tetap kusadar bahwasanya perpisahan adalah hal yang mutlak dari pertemuan, entah ditinggalkan atau bahkan meniggalkan.

Untukmu yang tengah memperjuangkan kesuksesan

Untukmu yang tengah memperjuangkan gelar sarjana

Untukmu yang tengah memperjuangkan tuk menjadi manusia seutuhnya

Untukmu yang tengah mencapai ketenangan hidup

Untukmu yang tengah mengangkat harkat dan martabat orang tua

Untukmu yang tengah tiada kenal lelah semangat pun selalu berkobar didada mu

Untukmu yang tengah menggapai milyaran cita-cita

Untukmu yang memiliki sejuta impian

Untukmu yang ku tak tahu ditakdirkan Tuhan bersanding dengan siapa, dengan siapapun kamu bersanding nanti, dengan siapapun kamu berjodoh ketahui lah disini ku pernah mengagumi dalam diam. Mudah-mudahan kita dapat mencapai milyaran cita cita yang pernah kita bicarakan