Setiap pertemuan pasti ada perpisahan , begitulah pribahasa yang selau orang ucapkan kepadaku ,,

Rasanya aku lelah untuk mencari, lelah harus bangkit lagi lelah untuk memulai kembali, aku yang saat ini sedang mengharapkanmu karena aku tak ingin kembali mengulang rasa sakit, mengulang kembali suatu yang baru hubungan yang baru, aku terhenti saat itu juga, aku terhenti untuk berlari mengejar cinta yang tak tau di mana, mengharapkan dia entah yang mana.. Karena hatiku berhenti pada sosokmu, sosokmu yang ku kagumi, sosok mu yang mendewasakan ku, sosokmu yang membimbingku untuk lebih menghargai yang seharusnya di hargai .

Awal yang pahit kita lalui, begitu pahit, berjalan bersama membuatku merasakan kenyamanan, menggenggam tanganmu membuat ku tidak merasakan takutnya jatuh yang begitu sakit, keindahan setiap harinya membuatku mengenal arti cinta sesunggunya, bahwa cinta tak memandang apapun itu termasuk materi yang nyata,

Aku memantaskan diriku untuk bersamamu, menerima keadaan yang menurutku hanya keadaan dunia, keadaan yang bisa kita lalui bersama, seperti ending sebuah cerita yang di tulis oleh penulis handal, suatu cerita dgn harapan ending yang bahagia, iya walau kurasa pahit di awal sama sama berjuang dengan tujuan memaniskan di akhir , seperti secangkir teh yg ku minum tanpa ku aduk . Itu suatu harapan ku bersama mu

Ku teguhkan hati mu ku yakinkan hati mu, ku perbaiki diri bahwa aku tidak meniai orang dr sudut pandang sebuat materi dunia, tujuan cinta dalam hidupku adalah bisa bersama sampai Tuhan yang memisahkan bukan pertengkaran atau salah paham .. Ku berikan cinta ini bukan hanya sesaat , seutuhnya kuberikan untuk selamanya .

Advertisement

Tuhan pun tahu, aku tak akan menitihkan air mataku di hadapannya kalau bukan untuk yg terpenting dalam hidup, berdoa agar di berikan keikhlasan hati ini , berharap dgn endinng yang indah. Memejamkan mata sambil berbisik kepadanya bahwa aku berharap sesuatu yang indah darinya, berharap cinta yang utuh untuk ku sehingga aku benar benar berhenti dalam ikatan cinta

Semua yang kita lalui bersama membuat semangatku tinggi untuk merangkak bersamanaya hingga kita bisa berlari bergandengan , tapi itulah keputusan mu aku tak mungkin berjuang sendiri tanpa adanya dirimu di sampingku, kau yang menyerah, kau yang berhenti hingga membuat semangatku padam, tapi itulah tanpa adanya dirimu aku berhenti berenti memperjuangkan cinta yang tak mungkin ku genggam meski teah begitu banyak semangat yang ku lontarkan untuk membuatmu terbangun dari keterpurukan.

Keputusan mu adalah keputusanmu, aku wanita hanya sbg pilihan dan aku tak dapat memilih, jika dirimu tak mampu merangkak bersamaku hingga akhirnya kita bisa berjalan bersama itu adalah keputusan yang harus aku lalui, dan inilah ending nya tak ada cinta yang manis yang kita lalui meski ku berharap semua akan semanis teh yng tersisa , dan aku tak bisa menikmati manisnya secuil teh yg tersisa